Advertisement
Soal UN Siswa Terdampak Bencana Bakal Dibedakan
Pengungsi gempa Lombok. - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menginisiasi usulan perbedaan perlakuan bagi siswa calon peserta ujian nasional (UN) di daerah terdampak bencana sepanjang 2018. Hal tersebut mengingat sejumlah bencana yang menimpa Tanah Air sepanjang tahun lalu dan sangat berdampak terhadap aktivitas pendidikan anak-anak.
Komisioner KPAI Retno Listyarti mengatakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menyetujui soal ujian bagi siswa terdampak bencana disesuaikan dengan materi yang mampu mereka capai di sekolah darurat.
Advertisement
"Mengingat sekolah darurat saat ini digunakan secara bergantian karena ketidakmampuan untuk menyiapkan jumlah kelas sesusai dengan jumlah rombongan sekolah," kata Retno di Jakarta, Selasa (8/1/2019).
Penggunaan sekolah darurat secara bergantian, lanjut Retno berdampak pada lama belajar yang diperkirakan hanya setengah dibandingkan dengan lama belajar normal. KPAI memperkirakan, hingga Februari 2019 anak-anak terdampak bencana tidak akan mampu menyelesaikan materi sebanyak yang bisa diselesaikan siswa di sekolah tak terdampak bencana.
"Tentunya kebijakan ini berlaku untuk anak SD kelas VI, SMP kelas IX dan SMA kelas XII," lanjutnya.
Sepanjang 2018 diketahui terdapat tiga bencana besar yang melanda Tanah Air, antara lain gempa di Nusa Tenggara Barat, gempa dan tsumai di Sulawesi Tengah dan yang terbaru tsunami di pesisir Banten dan Lampung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Subianto Ultimatum Lembaga Penegak Hukum untuk Berbenah Diri
- Investor Kereta Gantung Prambanan Siap Paparan ke Pemda DIY
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Malam Ini Pedagang Dipindah, Pasar Wage Purwokerto Mulai Berubah
- Parkir Nontunai Mulai Diterapkan di Bantul
- Como 1907 Pesta Gol demi Michael Bambang Hartono yang Wafat
- Prabowo Pilih Pertahankan Anggaran MBG daripada Dikorupsi
Advertisement
Advertisement







