Advertisement
Misteri Keberadaan Pendaki Asal Magelang yang Sudah Sepekan Hilang di Gunung Lawu
Pendaki turun dari Gunung Lawu melalui jalur pendakian Ceto pada Rabu (20/6 - 2018). (Solopos/Sri Sumi Handayani)
Advertisement
Harianjogja.com, KARANGANYAR-- Sudah sepekan, pendaki asal Magelang yang dilaporkan hilang sejak Selasa (1/1/2019) belum ditemukan. Sukarelawan di Bumi Intanpari terus bahu-membahu menyisir kawasan Hargo Dumilah dan kawasan sabana di Gunung Lawu, Karanganyar, Senin (7/1/2019), guna mencari keberadaan pendaki tersebut.
Para sukarelawan tetap berjuang keras menyisir kedua lokasi itu meski kondisi berkabut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sukarelawan tetap mencari pemuda bernama Alvi Kurniawan, 20, tersebut.
Advertisement
Alvi Kurniawan bersama enam temannya naik ke puncak Gunung Lawu, Senin (31/12/2018) dan dilaporkan hilang sehari kemudia. Hingga hari ketujuh, proses pencarian warga Magelang itu masih berlangsung.
“Kami masih mencari yang bersangkutan hingga sekarang [kemarin]. Sukarelawan yang terlibat saat pencarian ada dari mana-mana. Ada Sukarelawan Ceto (Reco), sukarelawan dari Cemoro Kandang, MDMC Karanganyar, SAR MTA, sukarelawan asal Magelang, dan lainnya. Fokus pencarian kami di Hargo Dumilah dan sabana,” kata salah seorang sukarelawan Reco, Suparman alias Pentul, Senin.
BACA JUGA
Suparman mengatakan kondisi di Hargo Dumilah dan sabana Gunung Lawu berkabut sejak Senin pagi. Namun hal tersebut tak menyurutkan para sukarelawan menjalankan mencari Alvi Kurniawan.
“Jarak pandang di Hargo Dumilah dan kawasan sabana saat ini berkisar 12 meter. Yang penting, kami masih bisa bekerja di tengah cuaca berkabut seperti ini,” kata Suparman yang selama pencarian nge-camp di puncak bersama sukarelawan lainnya.
Suparmin mengatakan salah satu hal terpenting bagi sukarelawan saat mencari korban hilang di Gunung Lawu, yakni ketersediaan logistik yang mencukupi. Selama ini, sukarelawan juga menerima bantuan dari berbagai elemen di Bumi Intanpari terkait ketersediaan logistik.
“Logistik masih cukup. Saat ini, keluarga korban juga masih menunggu di basecamp,” katanya.
Salah satu pengurus Lembaga Zakat Infak Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Karanganyar, Aan Shopuanuddin, mengatakan Lazismu MDMC Karanganyar turut menyuplai bantuan logistik ke para sukarelawan selama pencarian warga Magelang di Gunung Lawu.
“Kami telah memberikan bantuan logistik, seperti mi instan, kopi, beras, sarden, telur, dan logistik lainnya," jelas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dinkes Kota Jogja Telusuri Enam Kasus Campak Awal 2026
- Promo Ramadan AC Aqua 1/2 PK, Ini 5 Rekomendasi Terbaiknya
- Kuota Penonton PSIM vs Persijap di Bantul Naik Jadi 7.000 Orang
- Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran
- KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Rita Widyasari
- Penasihat Desak Trump Akhiri Konflik AS dengan Iran
- Tol Jogja-Solo Segmen Purwomartani Dibuka Mudik Lebaran, Masuk Gratis
Advertisement
Advertisement





