Advertisement
Digaji Rp79,6 Juta, Presiden Meksiko Mengaku Tak Punya Rumah
Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador - Reuters/Ginnette Riquelme
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador mengaku tidak memiliki rumah, kendaraan atau properti pribadi.
"Uang tidak pernah membuat saya tertarik. Saya berjuang demi cita-cita, demi prinsip," kata Lopez kala konferensi pers sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (5/1/2019).
Advertisement
Pernyataan tersebut ia buat menyusul pemberlakuan sistem nasional antikorupsi baru yang mewajibkan setiap pejabat federal Meksiko melaporkan perincian pendapatan dan aset pribadi, termasuk aset anggota keluarga.
Dalam paparannya, Lopez Obrador mengungkapkan menerima pendapatan bulanan sebagai presiden sebesar 108.744 peso (Rp79,6 juta) dan memiliki tabungan senilai 446.068 peso (Rp326,7 juta).
Lopez bahkan kembali menyatakan bahwa ia tidak memiliki kartu kredit.
Presiden yang resmi menjabat sejak Desember itu menyatakan satu-satunya aset utama yang ia miliki adalah sebuah properti di negara bagian Chiapas.
Properti tersebut ia akui sebagai warisan orang tuanya dan kini terdaftar atas nama anak-anaknya.
Selain rumah dan kendaraan, Lopez menyatakan harta benda lain seperti perabotan rumah tangga seperti karya senin dan benda berharga lain berada di bawah nama istrinya.
Pernyataan tersebut sontak memperkuat pandangan ahli menyebut terdapat pola pengalihan aset kepada kerabat yag marak terjadi di kalangan politisi Meksiko.
Politisi Meksiko telah lama dituduh mengaburkan kekayaan mereka dengan mendaftarkan aset atas nama kerabat. Anggota keluarga yang namanya dipakai atas kepemilikan sebuah aset biasanya disebut "prestanombres," atau orang-orang yang dipinjam namanya.
Kendati keterbukaan laporan Lopez menuai sambutan baik dari lembaga anti-korupsi, di sisi lain hal tersebut menuai pertanyaan soal jumlah kekayaan sebenarnya Presiden sayap kiri tersebut.
“Presiden, dalam upaya menyampaikan pesan soal kesederhanaannya, kehilangan kredibilitas saat membicarakan soal properti dan aset yang ia miliki," kata Alexandra Zapata dari Lembaga Daya Saing Meksiko (IMCO), sebuah think tank yang mempromosikan pemerintahan yang baik dan anti-korupsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, Warga Berhamburan
- Iran Batasi Selat Hormuz, Ini Negara yang Diizinkan Melintas
- Kualitas Udara Jakarta Memburuk saat Arus Balik, Kategori Tidak Sehat
- Antrean Truk di Ketapang Mengular 12 Jam, Sopir Keluhkan Layanan
- Kabar Duka Mantan Menhan Juwono Sudarsono Wafat
Advertisement
Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja 29 Maret, Cek Waktu Berangkat
- Angin Kencang di Prambanan: Belasan Rumah Rusak dan Joglo Roboh
- Volume Surat Menyurat Turun 40 Persen, Ini Strategi Kantor Pos Jogja
- HUT ke-22 Tagana Sleman: Danang Maharsa Puji Dedikasi Relawan
- Ansyari Lubis Minta PSS Sleman Tampil Maksimal Lawan Kendal Tornado
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
Advertisement
Advertisement







