Pabrik Briket Batok Kelapa di Karanganyar Terbakar
Kebakaran melanda pabrik arang briket di Karangpandan Karanganyar. Puluhan ton batok kelapa hangus, penyebab masih diselidiki.
Ilustrasi ujian masuk PTN./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Sebuah Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) diberlakukan pemerintah untuk penerimaan mahasiswa baru.
Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi meluncurkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) Nomor 60 Tahun 2018.
Dalam peraturan tersebut, diatur jalur SM-PTN 2019 meliputi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dilaksanakan oleh LTMPT, sedangkan Seleksi Mandiri oleh masing-masing Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Demikian seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (4/1/2019).
Sebagai lembaga penyelenggara tes masuk perguruan tinggi, LTMPT memiliki tujuan, di antara lain:
1. Melaksanakan tes yang kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel;
2. Membantu perguruan tinggi untuk memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan nilai akademik atau nilai akademik dan prestasi lainnya melalui jalur SNMPTN serta
3. Membantu perguruan tinggi memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan/atau kriteria tambahan lain yang ditetapkan bersama oleh PTN melalui jalur SBMPTN.
"Dengan adanya LTMPT, masyarakat yang menyelenggarakan UTBK nantinya akan mendapat keuntungan, yakni meminimalisir kesalahan pengisian identitas, kode soal dan pengisian lembar jawab," ujar Ketua LTMPT Ravik Karsidi yang juga Rektor UNS Surakarta.
UTBK nantinya dilaksanakan di 74 lokasi pusat layanan UTBK PTN sebanyak 10 kali tes dan hasilnya diserahkan 10 hari setelah pelakasanaan. Setiap peserta pun dapat mengikuti tes maksimal dua kali.
Siswa, sekolah, atau masyarakat pun diharapkan memperhatikan secara cermat kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN 2019. Adapun kerangka waktu pelaksanaan SNMPTN 2019 yaitu, Pengisian dan Verifikasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) 4-25 Januari 2019; Pendaftaran SNMPTN 4-14 Februari 2019; dan Pengumuman Hasil SBMPTN pada 9 Juli 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kebakaran melanda pabrik arang briket di Karangpandan Karanganyar. Puluhan ton batok kelapa hangus, penyebab masih diselidiki.
Dosen UMY mengungkap penyebab masyarakat sulit menabung. Gaya hidup konsumtif, minim target keuangan, dan lemahnya dana darurat menjadi faktor utama.
Gempa magnitudo 4,4 mengguncang Sigi, Sulawesi Tengah. BMKG mencatat sudah terjadi 1.374 gempa susulan pascagempa M 6,7.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan Rp500 juta untuk pembangunan talut di Pantai Sepanjang sebagai bagian dari penataan kawasan wisata secara bertahap.
UMY naik 42 peringkat di QS WUR 2027 berkat jaringan riset internasional yang melonjak 92 persen dan menjadi kampus Islam terbaik di Indonesia.
Kelangkaan daging sapi di Salatiga berdampak pada pedagang bakso, sate, dan rumah makan. Sejumlah usaha terancam mengurangi produksi hingga tutup sementara.