Advertisement
Waduh, Sejumlah Pengungsi Tsunami Selat Sunda di Banten Mulai Terserang Penyakit
Suasana pascatsunami di kawasan Banten, Minggu (23/12). Peristiwa tsunami yang terjadi Sabtu (22/12/2018) pada pukul 21.27 WIB itu mengakibatkan sejumlah kerusakan dan korban jiwa. - ANTARA FOTO/Dian Triyuli Handoko
Advertisement
Harianjogja.com, BANTEN-Memasuki hari keempat usai bencana tsunami Selat Sunda di Kabupaten Serang dan Pandeglang, ribuan masyarakat terpaksa mengungsi di berbagai tempat pengungsian.
Akibatnya, para pengungsi mulai terserang berbagai penyakit, seperti infeksi saluran pernapasan akut, gatal-gatal, dan yang lainnya. Dan hingga saat ini, obat-obatan masih minim dan tim medis masih sedikit.
Advertisement
Salah satu tim medis di Posko Pengungsian warga Carita, Pandeglang, Thomas Basokro mengataan, dari hari kedua usai kejadian kebutuhan pengunsgsi sepetti makanan sdah terpenuhi.
Posko Kesehatan di Kampung Pasanggrahan yang baru dibuka sejak kemarin saja ratusan pengungsi mengeluhkan mulai terserang penyakit seperti batuk, pusing, gatal, pilek.
BACA JUGA
"Baru beberapa jam saja membuka posko kesehatan sudah 70 sampai 75 orang pengungsi dilayani, itu baru dibuka ya," ujar Baskoro, Rabu (26/12/2018).
Bahkan, sejumlah pengungsi yang memiliki penyakit khusus mulai kesulitan mendapatkan obat, penyakitnya sedikit-demi sedikit mulai kambuh.
"Ada juga beberapa pasien memiliki obat pribadi karena ada musibah ini akhirnya tidak dibawa dan mulai menderita darah tinggi," katanya.
Untuk itu, dia mengimabu kepada para pungsi agar menjaga kesehatannya. Apalagi, hujan terus mengguyur daerah terdampak bencana tsunami.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KA Gajayana Menemper Orang di Kalasan, KAI Ingatkan Area Steril
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Latihan Perdana Timnas Indonesia: Elkan Baggott Kembali Perkuat Garuda
- Arus Balik, Rest Area Tol Cipali Diberlakukan Sistem Buka-Tutup
- Tersasar Google Maps ke Jalan Sawah, Pemudik Dibantu Warga di Kalasan
- Penyelam Asal Inggris Ditemukan Meninggal di Perairan Gili Air Lombok
- Urai Kepadatan, Kapolri Imbau Pemudik Manfaatkan WFA untuk Arus Balik
- Cahya Supriadi Dipanggil Timnas, PSIM Jamin Persiapan Tak Terganggu
- Hadapi Puncak Arus Balik, 26 Gardu Tol Disiagakan di GT Cikampek Utama
Advertisement
Advertisement



