Advertisement
Dampak Tsunami Selat Sunda, 35 Orang Meninggal di Lampung Selatan
Dampak tsunami di Selat Sunda, Minggu (23/12/2018). - Ist/Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Tsunami Selat Sunda yang terjadi di Banten dan Lampung, Sabtu (22/12/2018) malam juga berdampak di Pantai Kalianda, Lampung Selatan.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan melalui akun twitternya, jumlah korban di Lampung Selatan per Minggu (23/12/2018) pukul 13.00 WIB mencapai 35 orang meninggal.
Advertisement
"Sebanyak 115 orang luka-luka dan 110 unit rumah rusak. Pendataan masih dilakukan," ujar dia Minggu.
Sutopo juga mengunggah video pantauan udara daerah terdampak tsunami di Pantai Kalianda, Lampung Selatan.
BACA JUGA
Pantauan udara daerah terdampak tsunami di Pantai Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Korban dampak tsunami di Lampung Selatan per 23/12/2018 pukul 13.00 WIB: 35 orang meninggal duniq, 115 orang luka dan 110 unit rumah rusak. Pendataan masih dilakukan. pic.twitter.com/HcXVkEhqBx
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) December 23, 2018
Sirine Tsunami Pandeglang
Sutopo juga memberikan klarifikasi sirini tsunami di Teluh Labuhan, Labuhan, Pandeglang. Ia mengungkapkan, tidak ada peringatan dini tsunami susulan dari BMKG.
"Adanya sirine tsunami di Teluk Labuhan, Labuhan, Pandeglang yang tiba-tiba bunyi sendiri bukan dari aktivasi BMKG, BPBD. Kemungkinan ada kerusakan teknis sehingga bunyi sendiri. Masyarakat mengungsi mendengar sirine."
Tidak ada peringatan dini tsunami susulan dari BMKG. Adanya sirine tsunami di Teluk Labuhan Kec Labuhan Kab Pandeglang yang tiba-tiba bunyi sendiri bukan dari aktivasi BMKG, BPBD. Kemungkinan ada kerusakan teknis sehingga bunyi sendiri. Masyarakat mengungsi mendengar sirine. pic.twitter.com/PgMZrMDtw6
— Sutopo Purwo Nugroho (@Sutopo_PN) December 23, 2018
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Di Jalur Ekstrem Patuk Gunungkidul Relawan Bergerak Tanpa Komando
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Puskesmas Tak Mampu, Damkar Lepas Cincin Bocah di Kulonprogo
- Cegah Gagal Panen, Bantul Perkuat Irigasi dengan 5.000 Pompa
- Mulai Besok! PP Tunas Batasi Akses YouTube untuk Anak < 16 Tahun
- Difabel Ponorogo Produksi Batik Ciprat Bersama Bank Muamalat
- Tantang TikTok Shop, Instagram Siapkan Fitur Belanja Langsung di Reels
- Grebeg Kupat Kota Mungkid 2026 Siap Diserbu
- Gagal Total! OpenAI Bakal Suntik Mati Sora, Kalah Jauh dari ChatGPT
Advertisement
Advertisement




