UMKM Diminta Laporkan Pungli! Kemendag: Potret, Rekam, Sebarkan
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Ilustrasi polisi Densus bersenjata./JIBI
Harianjogja.com, MAKASSAR-Dua terduga jaringan teroris inisial AA dan IA ditangkap oleh Tim Densus 88 Mabes Polri terpisah di Makassar. Keduanya merupakan kakak beradik ditangkap pada 14 Desember 2018 lalu.
Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap dua orang terduga jaringan teroris kelompok Abu Khanza di Perumahan Yayasan Gubernur Jalan Paccerakkang Daya Kota Makassar.
Selanjutnya Tim Densus melakukan penangkapan di Perumahan Bumi Tamalanrea Indah (BTP) blok E (Depan Polsek Tamalanrea) Kecamatan Tamalanrea Kota Makassar Jumat 14 Desember 2018 lalu.
Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani tidak membantah adanya penangkapan, tetapi,ia enggan berkomentar terkait kasus tersebut. Sebab kasus ini ditangani langsung oleh Mabes Polri.
"Mohon maaf rekan-rekan semua, kasus ini ditangani mabes polri. Jadi Div Humas Polri yang beri release," kata Dicky kepada wartawan di Makassar.
Diketahui AA dan IA adalah saudara kandung yang diduga mempunyai afiliasi dengan teroris jaringan kelompok Abu Khanza yang diamankan oleh densus 88 beberapa waktu lalu.
Rumah AA dan IA diduga menjadi tempat pertemuan (Safe House) dalam rangka perencanaan aksi teror.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kemendag minta UMKM laporkan pungli dan gangguan usaha. Pemerintah janji lindungi pelaku usaha kecil.
Rupiah melemah ke Rp17.717 per dolar AS dipicu ekspektasi suku bunga The Fed tinggi lebih lama dan sentimen geopolitik global.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) UPN Veteran Yogyakarta mengungkapkan ada tujuh dosen yang diduga terlibat kasus kekerasan se
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif