Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Yusril Ihza Mahendra./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Politikus sekaligus Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra akhirnya menyampaikan dukungan kepada Presiden RI Joko Widodo di Istana Bogor.
"Insyaallah, \'kan sudah sama-sama, tapi [pernyataan dukungan] itu nanti Januari akan ke sana arahnya," kata Yusril di Masjid Baitussalam dalam kompleks Istana Presiden RI, Bogor, Jumat (30/11/2018).
Yusril yang sejak awal November 2018 menjadi pengacara bagi Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden RI Joko Widodo/Ma\'ruf Amin itu bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jumat pagi.
Ia diterima langsung oleh Presiden Jokowi yang didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. "Insyaallah, nanti akan diputuskan pada bulan Januari. Kemarin kami sudah melakukan pertemuan dengan 24 wilayah. Pada umumnya semua itu memahami langkah yang kami tempuh, dan juga memahami apa yang saya laksanakan selama ini," tambah Yusril.
PBB rencananya akan melaksakanan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) PBB pada bulan Januari 2019.
"Jadi, tidak seperti yang dikemukaknan dalam banyak media sosial yang seolah-olah dibuat antagonis seperti itu. Akan tetapi, kenyataannya tidak demikian. Kami dengan Pak Jokowi ini baik-baik saja, ketawa-ketawa saja," kata Yusril sambil tertawa.
Presiden Joko Widodo yang ada di sampingnya saat menyampaikan keterangan pers juga ikut tertawa.
"Saya dengan beliau ini sudah kenal lama saat wali kota sudah kenal baik. Saat menjadi gubernur juga saya sering ketemu, malah saya pernah ke rumah Prof. Yusril. Jadi, menurut saya, dengan beliau ini kawan dan sahabat yang akrab dan baik," kata Presiden Joko Widodo.
Dalam pertemuan itu, Presiden mengaku bicara soal sejumlah urusan ketatanegaraan.
"Ya, berbicara banyak mengenai negara, terutama ketatanegaraan," tambah Presiden. Yusril mengaku bahwa selama ini tidak berseberangan dengan Presiden Joko Widodo.
"Sebenarnya tidak berseberangan. Pak Jokowi pasti paham bahwa kadang-kadang ada kritik disampaikan. Akan tetapi, semua itu dengan niat yang baik. Kritik yang konstruktif, ya, bukan asal kritik tanpa alasan. Karena niatnya baik, ya, beliau juga mendengarkan dan mempertimbangkan. Kalau sesuai, ya, dilaksanakan. Kalau tidak sesuai, ya, tidak dilaksanakan, itu saja," jelas Yusril.
Yusril juga mengaku bahwa Jokowi menanyakan sejumlah persoalan-persoalan hukum. "Baik beliau tanya maupun beliau tidak tanya, ya, saya sampaikan. Ada yang beliau peritimbangkan, mudah-mudahan membawa manfaat bagi kehidupan bangsa dan negara kita," kata Yusril.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Lewis Hamilton lolos dari penalti berat di GP Inggris 2026! Stewards hanya beri teguran untuk insiden bendera kuning. Podium ketiga tetap aman.
HP bisa lebih awet dan tetap kencang jika dirawat dengan benar. Simak cara sederhana menjaga baterai, performa, dan keamanan smartphone.
Harga cabai rawit merah masih tertinggi di pasar eceran nasional mencapai Rp62.100 per kg. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru menurut PIHPS Bank Indonesi
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.