KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian menyampaikan materi seminar dalam acara seminar yang digelar di Fakultas Hukum UII, Jalan Tamansiswa, Jogja, Sabtu (31/03/2018). Harian Jogja/Desi Suryanto
Harianjogja.com, JAKARTA- Otoritas Polri angkat bicara soal Kapolri Tito Karnavian yang mendampingi Jokowi ke Palembang, Sumatra Selatan. Tak hanya itu, foto Tito juga sempat ditunjukkan Jokowi ke tim kampanyenya di Palembang.
Calon Presiden Indonesia nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menampilkan foto Kapolri Jenderal Tito Karnavian di hadapan tim kampanyenya saat menyambangi Kota Palembang.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menegaskan bahwa, Polri tetap dalam posisi netral saat Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.
"Polri dalam kontestasi Pemilu adalah netral. Jadi batasan tugas dan di luar tugas itu jelas," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (26/11/2018).
Dedi menuturkan, Kapolri Tito memang sempat mendampingi Jokowi ke Palembang. Namun, kata Dedi, hal itu dalam kapasitasnya pengawalan Jokowi melakukan kunjungan kerja sebagai Presiden Republik Indonesia.
Tetapi, menurut Dedi, ketika Jokowi melaksanakan pertemuan dengan tim kampanyenya, Kapolri Tito tidak hadir ke acara tersebut.
"Kunjungan Pak Presiden ke Sumsel adalah Pak Kapolri dalam hal ini kapasitasnya kunjungan kerja mendampingi bersama Panglima TNI dan pejabat terkait," tutur Dedi.
Sekadar diketahui, Jokowi menunjukkan foto Kapolri Tito Karnavian terjadi saat ia melantik jajaran pengurus Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma\'ruf Sumsel, di The Sultan Conventional Center, Palembang, Minggu (25/11/2018).
Foto tersebut muncul ketika, Presiden menyinggung soal tokoh dan putra daerah Sumatera Selatan. Jokowi menyebut tiga nama, yakni Gubernur Sumsel Herman Deru, Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin serta Ketua TKD Sumsel Syahrial Oesman dengan menampilkan foto ketiga tokoh terkemuka di Sumsel itu.
Tak hanya itu, Jokowi juga menampilkan sosok tiga orang lainnya, yakni Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Ketiganya dianggap sebagai tokoh asli Sumsel yang berkiprah besar untuk Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Pemutihan pajak kendaraan DIY 2026 menghapus denda PKB, BBNKB, dan SWDKLLJ hingga 30 September. Simak kanal pembayarannya.
Perpanjang SIM A dan C di Sleman kini bisa dilakukan online lewat HP. Simak 9 langkah, dokumen, pembayaran, hingga pengiriman SIM.
Kasus penjualan Starlink tanpa izin di Mentawai memunculkan sorotan soal batas reseller resmi, ISP, perizinan, dan persaingan usaha.
PLN mengembangkan PLTS hingga 1.000 MWp dengan BESS 3,3 GWh di Bali untuk mengurangi penggunaan BBM impor dan memperkuat energi bersih.
Prakiraan cuaca Jogja hari ini, Rabu 26 Agustus 2026, BMKG memprediksi seluruh wilayah DIY dominan cerah dengan suhu hingga 32°C.