Advertisement
Ma'ruf Amin Berdoa Indonesia Dijaga dari Tsunami Hoaks dan Fitnah
Ma'ruf Amin. - Okezone
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) KH Ma'ruf Amin berharap bangsa Indonesia dilindungi dari segala bentuk musibah dan bencana. Hal itu diungkapkan saat menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia berharap dengan digelarnya acara ini, bangsa Indonesia mendapat syafaat.
"Kita juga mohon kepada Allah subhanahu wa ta'ala agar kita dijaga dan dipelihara dari berbagai musibah, musibah yang sifatnya kerusakan, bencana banjir, gempa bumi, tsunami," kata KH Ma'ruf Amin dalam sambutannya di Jakarta Pusat, Rabu (14/11/2018).
Advertisement
Ma'ruf Amin menjelaskan, musibah dan bencana tsunami itu bisa berupa hoaks dan fitnah yang selama ini bertebaran antar masyarakat, khususnya lewat media sosial.
"Tsunami fitnah dan berbagi tsunami yang melanda kita, mudah-mudahan kita diselamatkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala, karena upaya-upaya lahir ya kita sangat terbatas, karena itu kita mohon berkat dan rahmat Allah subhanahu wa ta'ala," ujarnya.
BACA JUGA
Sekedar informasi, dalam acara tersebut turut hadir dan menjadi penceramah yakni Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Muhtasyar PBNU KH Manarul Hidayat dan Habib Umar As Segaf, serta hadir pula Habib Abu Bakar Bin Al Attas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Trump Tahan Opsi Militer ke Iran, Israel Justru Desak Serangan
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Tokoh Papua Ajak Jaga Kedamaian, Luruskan Pernyataan soal Yahukimo
- Disbud Sleman Gandeng Pemilik Cagar Budaya untuk Perawatan Bangunan
- Ini Perbedaan GCI dan Golden Visa Indonesia untuk Diaspora dan Investo
- Jadwal SIM Keliling Kota Jogja 3 Februari 2026
- Jadwal DAMRI Bandara YIA ke Kota Jogja 3 Februari 2026, Tarif Rp80.000
- Kunjungan Wisata Bantul Januari 2026 Turun, PAD Baru 7,7 Persen
- Kepatuhan LHKPN 2025 Baru 35,52 Persen, KPK Ingatkan Batas Akhir Maret
Advertisement
Advertisement



