RS Polri Ungkap Identitas Tiga Korban Jatuhnya PK-LQP

Newswire
Newswire Selasa, 13 November 2018 20:37 WIB
RS Polri Ungkap Identitas Tiga Korban Jatuhnya PK-LQP

Tim National Transportation Safety Committee Amerika Serikat Bantu KNKT Investigasi Jatuhnya Lion Air JT 610/Okezone-Badriyanto

Harianjogja.com, JAKARTA-Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polri Tingkat I Raden Said Sukanto Kramat Jati Brigadir Jenderal Polisi Musyafak mengungkapkan identitas tiga korban pesawat Lion Air penerbangan JT-610 registrasi pesawat PK-LQP diketahui berdasarkan hasil rekonsiliasi, Selasa (13/11/2018).

Tiga korban itu, yaitu jenazah nomor postmortem 002M atas nama Adonia Magdiel Bongkal, laki-laki, usia 52 tahun, teridentifikasi melalui DNA dari kantong jenazah nomor DVI/00/Lion Tj Priok/002.

Kemudian,jenazah nomor postmortem 001 atas nama Alfiani Hidayatul Solikah, perempuan usia 19 tahun, teridentifikasi melalui DNA dari kantong jenazah nomor DVI/00/Lion Tj. Priok/001.

Selanjutnya jenazah dengan nomor postmortem 0019B atas nama Andrea Manfredi, laki-laki, warga negara Italia, teridentifikasi melalui DNA dari kantong jenazah nomor DVI/00/Lion Tj Priok/0019.

Dengan begitu, total penumpang yang berhasil teridentifikasi oleh tim DVI hingga hari ke-16 sejak pesawat Lion Air PK-LQP JT 610 jatuh di Tanjung Pakis, Karawang,Jawa Barat menjadi 85 orang, terdiri atas 64 orang laki-laki, dan 21 perempuan.

Brigjen Polisi Musyafak mengakui proses identifikasi lebih terfokus pada pemeriksaan DNA. Pernyataan itu dibuktikan dengan dalam dua hari terakhir, enam penumpang berhasil diketahui melalui hasil periksa DNA. Kepala RS Polri itu menjelaskan, pihaknya sudah berhenti menerima kantong jenazah sejak Sabtu (10/11/2018). Alhasil, tim DVI RS Polri pun hanya dapat memeriksa 666 sampel DNA dan belasan sidik jari yang diperoleh dari 195 kantong jenazah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online