Advertisement
Ma'ruf Amin Ungkap Alasan Jokowi Pilih Dirinya: Ulama Sering Dijadikan Alat Saja
KH Ma'ruf Amin tiba di Pondok Pesantren Krapyak, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (14/10 - 2018). (Antara / Hendra Nurdiyansyah)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengungkap alasan Jokowi memilih dirinya menjadi pasangan dalam pemilu 2019. Ia mengatakan Indonesia membutuhkan peran ulama dalam membangun bangsa dan negara yang lebih baik.
"Jika selama ini ulama sering dijadikan alat saja, maka sekarang sudah saatnya ulama dilibatkan untuk membangun bangsa dan negara yang lebih baik. Indonesia membutuhkan peran ulama," ujar Ma'ruf, saat Mudzakaroh Alim Ulama Indonesia dan deklarasi Arus Baru Indonesia, di Jakarta, Minggu (4/11/2018).
Advertisement
Menurutnya, hal itu pula yang menjadi alasan kenapa Joko Widodo, menggandeng dirinya sebagai calon wakil presiden.
Dalam kesempatan itu, Ma'ruf mengatakan bahwa landasan kekuatan ekonomi saat ini belum terlalu kuat. Karena itu, dirinya membantu Jokowi dalam bidang ekonomi, agar landasan ekonomi menjadi kuat.
BACA JUGA
Dia menambahkan bahwa pihaknya mempunyai komitmen untuk melanjutkan pembangunan ekonomi keumatan yang berkeadilan di Tanah Air.
"Tentu melalui kemitraan, distribusi aset, bagaimana produk-produk masyarakat itu diberi nilai tambah ke depan, memperbesar peran ekonomi kreatif," ujar dia lagi.
Mantan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mendorong masyarakat supaya memaksimalkan kompetensi diri, dan juga diberikan semangat untuk berkompetisi.
Sedangkan, Sekretaris Jenderal Arus Baru Indonesia Muhamad Azrul Tanjung mengatakan para alim ulama dari sejumlah organisasi masyarakat keagamaan menyatakan dukungan pada pasangan calon dan wakil presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin.
"Kami tentu mendukung ekonomi syariah, konsep syariah itu merupakan ekonomi keadilan, bagi semua lapisan masyarakat," ujar Azrul Tanjung.
Azrul juga menambahkan pihaknya akan berusaha memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf di berbagai daerah daerah kantong suaranya kecil, seperti Jawa Barat, Riau, dan daerah lain. Untuk Banten, pihaknya menargetkan bisa meraih 60% suara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
- Suhu Kawah Melonjak Radius Aman Gunung Slamet Diperluas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
Advertisement
Advertisement








