Advertisement
Sudah Bersalaman dengan Jutaan Orang, Jokowi Bisa Kenali Salaman Orang yang Tidak Mendukungnya
Bakal capres cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo (kanan) dan Ma'ruf Amin saat tiba di RSPAD untuk tes kesehatan yang diselenggarakan KPU, Jakarta, Minggu (12/8). - ANTARA/Akbar N
Advertisement
Harianjogja.com, TANGERANG- Ada yang unik dari pidato Calon Presiden nomor urut 1, Joko Widodo, Minggu (4/11/2018). Jokowi bercerita pengalamannya bersalaman dengan puluhan juta orang.
"Saat salaman itu saya hafal, mungkin karena sudah salaman dengan puluhan juta orang satu per satu," kata Jokowi, dalam Konsolidasi Tim Kampanye Daerah, Koalisi Indonesia Kerja Provinsi Banten, di ICE Bumi Serpon Damai, Tangerang, Banten, Minggu (4/11/2018).
Advertisement
Jutaan orang itu antara lain ia salami saat menjadi Wali Kota Solo, Gubernur Jakarta hingga saat menjadi Presiden Indonesia.
"Saya 'nyalam' pedagang, 'nyalam' di balai kota, kemudian tadi malem waktu di KH Abuya Muhtadi, saya kan salaman itu kerasa, 'oh ini saya salaman dengan bapak ibu salaman bener, yang ini salaman setengah-setengah, yang ini salaman tidak mendukung', jangan pikir saya tidak ada perasaan saat salaman," ujar Jokowi pula.
BACA JUGA
Meski sudah bersalaman dengan puluhan juta orang, tapi Jokowi mengaku masih terkena berita bohong (hoaks) mengenai dirinya.
"Ada yang mengatakan saya antek aseng, ibu saya Cina, anak saya bahkan langsung bikin kaos, mungkin karena dia anak muda tulisannya 'Cucunya Oey Hoi Liong', pakai topi juga sama, padahal ibu saya dari Boyolali, berpolitiklah dengan adab, adat dengan tata krama yang baik," kata Jokowi.
Ia pun mengaku sudah berupaya bersabar dalam 4 tahun ini, tapi akhirnya tidak tahan juga.
"Sabar, sabar, sabar ya sudah 4 tahun sabar jadi saya harus jawab sekarang kalau tidak dijawab repot," ujar Jokowi lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jelang Menstruasi Pikiran Bisa Kabur Ini Penjelasan Ilmiahnya
- Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
- Suhu Kawah Melonjak Radius Aman Gunung Slamet Diperluas
Advertisement
Advertisement









