Menhub Minta Aplikator Ojol Awasi Kondisi Kendaraan Mitra
Menhub Dudy Purwagandhi meminta aplikator ojol mengawasi perawatan kendaraan. Pengaduan wajib ditanggapi maksimal tujuh hari
Foto ilustrasi demonstrasi. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Persiapan aksi di kawasan kompleks parlemen, Jakarta, mulai terlihat sehari sebelum pelaksanaan pada Kamis (27/8). Puluhan orang berkumpul di depan Gedung DPR pada Rabu (26/8) untuk membuat spanduk dan menyiapkan berbagai atribut tuntutan.
Pantauan ANTARA di Jakarta, Rabu, massa membuat spanduk menggunakan kain berwarna putih dan cat semprot. Sejumlah orang terlihat menuliskan tuntutan serta pesan yang akan dibawa dalam aksi tersebut.
Atribut AMPB hingga Pesan "No Viral No Justice"
Berbagai bendera dan atribut mulai terlihat di lokasi. Di antaranya terdapat atribut milik Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB), serta tulisan "No Viral No Justice".
Dukungan juga datang dari sejumlah pengemudi ojek daring (ojol) yang berkumpul di sekitar lokasi. Beberapa pengemudi ojol terlihat membantu menurunkan barang bantuan dari kendaraan yang datang.
Logistik untuk massa aksi turut mulai dikumpulkan. Makanan dan air mineral terlihat tersedia di lokasi, sementara beberapa kendaraan pribadi datang membawa makanan untuk dibagikan kepada massa.
Selain bantuan berupa makanan dan minuman, sejumlah warga juga terlihat memberikan uang sebagai bentuk dukungan kepada massa yang akan mengikuti aksi.
Ratusan Warga Pati Dijadwalkan ke Jakarta
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan warga Pati, Jawa Tengah, direncanakan menyusul ke Jakarta dan tiba pada Rabu untuk mengikuti aksi di kawasan parlemen MPR/DPR RI pada Kamis (27/8).
Salah satu tuntutan yang akan disuarakan dalam aksi tersebut adalah desakan kepada DPR RI agar segera mengesahkan Undang-Undang tentang Perampasan Aset.
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Sementara itu, Polda Metro Jaya sebelumnya menyatakan kesiapan menjaga keamanan Jakarta agar tetap aman dan kondusif.
“Kami menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat tetap tenang bahwa situasi dan kondisi DKI Jakarta dalam kondisi aman dan kondusif,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dilansir dari Antara, Senin (24/8/2026).
Budi Hermanto mengatakan kondisi aman dan kondusif tersebut dapat dilihat dari sejumlah kegiatan dan aktivitas rutin masyarakat yang masih berjalan seperti biasa.
Polda Metro Jaya juga telah menerima surat pemberitahuan aksi yang akan berlangsung pada Kamis (27/8/2026) dari dua kelompok yang berencana menggelar aksi di kawasan DPR RI.
Masing-masing kelompok tersebut membawa massa sebanyak 100 orang hingga 200 orang. Dua organisasi yang akan menjalankan aksi itu adalah DPP Brigade Merah Putih Indonesia dan Aliansi Tiga Pilar Demokrasi Bogor Raya.
Kedua kelompok tersebut akan menyampaikan aspirasi terkait RUU Perampasan Aset.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menhub Dudy Purwagandhi meminta aplikator ojol mengawasi perawatan kendaraan. Pengaduan wajib ditanggapi maksimal tujuh hari
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 11 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 2-1. Gol Riccardo Calafiori dan Bruno Guimarães memastikan tiga poin bagi The Gunners.
Donald Trump mengkritik keputusan Nobel Perdamaian 2026 yang diberikan kepada Navi Pillay dan menyebut keputusan itu mencoreng Norwegia.