Muktamar Ke-35 NU Tetapkan 557 Pemilik Hak Suara
PBNU menetapkan 557 pemilik hak suara dalam DPT Muktamar Ke-35 NU. Sebanyak 590 peserta diverifikasi untuk mengikuti muktamar di Jombang.
Foto ilustrasi demonstrasi. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Persiapan aksi di kawasan kompleks parlemen, Jakarta, mulai terlihat sehari sebelum pelaksanaan pada Kamis (27/8). Puluhan orang berkumpul di depan Gedung DPR pada Rabu (26/8) untuk membuat spanduk dan menyiapkan berbagai atribut tuntutan.
Pantauan ANTARA di Jakarta, Rabu, massa membuat spanduk menggunakan kain berwarna putih dan cat semprot. Sejumlah orang terlihat menuliskan tuntutan serta pesan yang akan dibawa dalam aksi tersebut.
Atribut AMPB hingga Pesan "No Viral No Justice"
Berbagai bendera dan atribut mulai terlihat di lokasi. Di antaranya terdapat atribut milik Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB), serta tulisan "No Viral No Justice".
Dukungan juga datang dari sejumlah pengemudi ojek daring (ojol) yang berkumpul di sekitar lokasi. Beberapa pengemudi ojol terlihat membantu menurunkan barang bantuan dari kendaraan yang datang.
Logistik untuk massa aksi turut mulai dikumpulkan. Makanan dan air mineral terlihat tersedia di lokasi, sementara beberapa kendaraan pribadi datang membawa makanan untuk dibagikan kepada massa.
Selain bantuan berupa makanan dan minuman, sejumlah warga juga terlihat memberikan uang sebagai bentuk dukungan kepada massa yang akan mengikuti aksi.
Ratusan Warga Pati Dijadwalkan ke Jakarta
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan warga Pati, Jawa Tengah, direncanakan menyusul ke Jakarta dan tiba pada Rabu untuk mengikuti aksi di kawasan parlemen MPR/DPR RI pada Kamis (27/8).
Salah satu tuntutan yang akan disuarakan dalam aksi tersebut adalah desakan kepada DPR RI agar segera mengesahkan Undang-Undang tentang Perampasan Aset.
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan
Sementara itu, Polda Metro Jaya sebelumnya menyatakan kesiapan menjaga keamanan Jakarta agar tetap aman dan kondusif.
“Kami menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat tetap tenang bahwa situasi dan kondisi DKI Jakarta dalam kondisi aman dan kondusif,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dilansir dari Antara, Senin (24/8/2026).
Budi Hermanto mengatakan kondisi aman dan kondusif tersebut dapat dilihat dari sejumlah kegiatan dan aktivitas rutin masyarakat yang masih berjalan seperti biasa.
Polda Metro Jaya juga telah menerima surat pemberitahuan aksi yang akan berlangsung pada Kamis (27/8/2026) dari dua kelompok yang berencana menggelar aksi di kawasan DPR RI.
Masing-masing kelompok tersebut membawa massa sebanyak 100 orang hingga 200 orang. Dua organisasi yang akan menjalankan aksi itu adalah DPP Brigade Merah Putih Indonesia dan Aliansi Tiga Pilar Demokrasi Bogor Raya.
Kedua kelompok tersebut akan menyampaikan aspirasi terkait RUU Perampasan Aset.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PBNU menetapkan 557 pemilik hak suara dalam DPT Muktamar Ke-35 NU. Sebanyak 590 peserta diverifikasi untuk mengikuti muktamar di Jombang.
Komisi B DPRD Kota Jogja mendorong pengembangan Rumah Sakit Hewan, integrated farming, bioflok, dan agrowisata untuk meningkatkan PAD.
Produksi minyak nasional Juli 2026 baru 578.156 bopd dari target 610.000 boepd. ESDM mengungkap sejumlah kendala dan strategi mengejarnya.
Puan Maharani memastikan DPR siap menerima aspirasi demonstrasi 27 Agustus 2026 dan meminta massa menjaga ketertiban.
Sekitar 350 buruh MTG belum mendapat kepastian PHK, sementara gaji disebut belum dibayar sejak April. DPRD DIY meminta persoalan segera dituntaskan.
PBB-P2 Sleman mencapai Rp86,34 miliar atau 95% target. Lima kapanewon dan 42 kalurahan telah lunas lebih awal.