New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Prabowo menggelar konferensi pers di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/10/2018). /Suara.com-Yosea Arga
Harianjogja.com, JAKARTA- Slogan "Make Indonesia Great Again" yang dilontarkan capres Prabowo Subianto disindir kubu Jokowi.
Tim Kampanye Nasional Joko Widodo atau Jokowi- Maruf Amin mempertanyakan inti slogan Make Indonesia Great Again (Membuat Indonesia Kembali Berjaya), yang dicetuskan Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto saat berpidato.
Juru Bicara TKN Jokowi – Maruf, TB Ace Hasan Syadzily, menuturkan slogan itu belum paripurna sehingga banyak orang memplesetkannya menjadi Make Indonesia Orba Again (Membuat Indonesia Kembali Orde Baru).
“Sejak awal saya tak menyetujui konsep Make Indonesia Great Again. Dia kan merujuk pada konsep Presiden AS Donald Trump. Tapi, AS belum tentu sama dengan Indonesia dalam sejarahnya,” kata Ace Senin (15/10/2018).
Kalau Prabowo ingin membawa Indonesia kembali menjadi negara yang jaya, maka harus dijelaskan pula arah rujuannya sehingga tak menimbulkan spekulasi masyarakat.
"Kalau kita mau menjadi bangsa besar, tentu rujukannya ke mana? Ke zaman Orde Baru? Ya Orba pernah punya prestasi, tapi kan pemerintahannya dijatuhkan rakyat. Apa kita mau merujuk pada situasi itu?" ujarnya.
Sementara Juru Bicara Timses Prabowo – Sandiaga, Ferdinand Hutahaean menjelaskan, orang-orang yang memplesetkan jargon tersebut cuma melihat sisi negatif Orba.
Padahal, menurutnya, ada prestasi-prestasi Orde Baru yang bisa diaplikasikan dalam pemerintahan kekinian, terutama konsep ekonomi pembangunannya.
"Padahal orde baru punya prestasi luar biasa juga, meskipun punya kekurangan di bidang demokrasi. Nah demokrasinya itu akan diperbaiki, tetapi era pembangunannya kan harus ditiru," klaimnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
PPP mengukuhkan pengurus DPC dan PAC se-DIY untuk memperkuat konsolidasi dan regenerasi menjelang Pemilu 2029.
Jadwal atlet Indonesia di Asian Games 27 September 2026. Skateboard, bulu tangkis, panahan, menembak hingga hoki bertanding.
UMP 2027 diusulkan naik 7,7%-9,5%. Simak daftar lengkap UMP 2026 seluruh provinsi di Indonesia.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Minggu 27 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Menlu Sugiono menegaskan ketahanan nasional menjadi fondasi Indonesia berkontribusi dalam membangun ketahanan global dan multilateralisme di PBB.