Advertisement

Bantu Korban Gempa, Kerajaan Inggris Memberikan Bantuan Senilai Rp60 Miliar

Newswire
Jum'at, 05 Oktober 2018 - 22:17 WIB
Kusnul Isti Qomah
Bantu Korban Gempa, Kerajaan Inggris Memberikan Bantuan Senilai Rp60 Miliar Kawasan tanah bergerak (likuifaksi) yang terjadi akibat gempa bumi berkekuatan 7,4 SR pada 28 September 2018 di Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018). - ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Advertisement

Harianjogja.com, BALIKPAPAN-Bantuan sejumlah total Rp60 miliar (3.000 poundsterling) dikucurkan Kerajaan Inggris untuk membantu korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

"Tidak hanya itu, kami juga mengirimkan satu pesawat berisi air dalam kemasan, tenda, terpal, peralatan sanitasi, lampu tenaga surya, hingga peralatan ground handling di bandara untuk mempercepat proses bongkar muat muatan dari dan ke pesawat," kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik di Balikpapan, Jumat (5/10/2018).

Advertisement

Pesawat angkut Airbus A400M tiba di Bandara Sepinggan Balikpapan pukul 14.30 Waktu Indonesia Tengah. "Menurut perhitungan kami, bantuan ini cukup untuk 10.000 orang yang terdampak bencana," tambahnya.

Balikpapan menjadi tempat dikumpulkannya sejumlah besar bantuan dari negara-negara sahabat. Selain dari Inggris, juga sudah tiba bantuan dari Singapura, Malaysia, India pada Rabu (3/10/2018). Pada Jumat pagi datang bantuan Australia dan Selandia Baru, Jepang, dan kemudian Inggris.

Bantuan itu berupa obat-obatan, makanan jadi, terpal, genset, alat, dan BBM. Sebagian sudah dikirim ke Palu. Bantuan itu dikumpulkan di Hanggar C Bandara Sepinggan. Menurut Dubes Inggris juga sudah menyiapkan pesawat berisi bantuan yang kedua dan sedang merencanakan pengiriman pesawat yang ketiga.

"Bantuan kami juga ada melalui PBB, Uni Eropa, dan Palang Merah Internasional," sebutnya.

Palang Merah Indonesia juga menjadi mitra untuk membagi-bagikan bantuan tersebut kepada mereka yang membutuhkan di Palu, Sigi, ataupun Donggala. "Kami ingin pastikan Indonesia tidak sendirian menghadapi bencana alam ini. Indonesia punya banyak sahabat. Kami bersama Indonesia," lanjutnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jangan Terlewat KIP Kuliah 2026 Dibuka Ini Jadwal dan Cara Daftar

Jangan Terlewat KIP Kuliah 2026 Dibuka Ini Jadwal dan Cara Daftar

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement