Menag Ajak ASN hingga Santri Jadi Agen Perlindungan Sosial
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Kawasan tanah bergerak (likuifaksi) yang terjadi akibat gempa bumi berkekuatan 7,4 SR pada 28 September 2018 di Palu Selatan, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018)./ANTARA FOTO-Irwansyah Putra
Harianjogja.com, JAKARTA-Gempa dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah tidak akan menenggelamkan Kota Palu. Hal itu ditegaskan oleh Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar.
Dia menegaskan, informasi yang beredar di masyarakat yang menyatakan bahwa Kota Palu akan tenggelam usai adanya gempa-tsunami yang disertai dengan fenomena likuifaksi adalah hoax. Menurut dia, proses pencairan tanah akibat likuifaksi tersebut tidak akan menenggelamkan Palu.
"Perlu saya sampaikan untuk menenangkan masyarakat. Jadi ramai-ramai masyarakat meninggalkan Palu karena akan tenggelam. Kami sampaikan tidak akan sebesar itu. Kalau pun ada kejadian tidak akan perlu sebesar itu," kata Rudi di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (3/10/2018).
Rudi memastikan, bila pun ada potensi terjadinya gempa dengan likuifaksi maka tidak akan sebesar yang terjadi pada bencana yang berlangsung Jumat 28 September 2018 kemarin. Pasalnya, sebagian tanah yang terjadi likuifaksi telah keluar saat bencana tersebut.
"Saya hanya mengimbau kepada masyarakat yang penting kita waspada," imbuhnya.
Rudi memaparkan, pihaknya telah memetakan lokasi-lokasi yang rawan terjadinya bencana alam. Dia juga telah menyerahkan hasil pemetaan itu kepada pemerintah daerah.
"Bisa juga dilihat di website kami. Atau bisa datang ke Kementerian ESDM bertanya. Kemudian juga dengan teman-temab masyarakat yang sudah terlanjur di zona lemah, jalau mau bangun silakan tapi bangun dengan kaidah rumah yang tahan gempa," papar Rudi.
Ia menambahkan, masyarakat yang tinggal di lokasi rawan gempa juga harus mengerti bagaimana cara menghadapi bencana alam tersebut agar menekan banyaknya korban dalam bencana tersebut.
"Sehingga kalau ada gempa harus tahu bagiamana. Sehingga tidak panik dan harus berpikir secara cerdas," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Menag Nasaruddin Umar mengajak ASN Kemenag, guru, tokoh agama, dan santri menjadi agen Perlinsos untuk membantu pendataan penerima bansos.
Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY baru yang merupakan lulusan Akpol 1995 dan pernah menjabat Kapolres hingga pejabat SSDM Polri.
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.
Operasi Freeport Indonesia di Grasberg berangsur pulih. Kapasitas produksi PTFI ditargetkan mencapai 80% pada pertengahan 2027.
G7 sepakat melepas 100 juta barel cadangan energi. Trump kemudian membatalkan rencana larangan ekspor solar AS.
Kunjungan wisman ke YIA mencapai 13.876 pada Agustus 2026. Pemda DIY membidik pasar baru dan menjajaki sejumlah rute langsung.