PSEL Piyungan Akan Aliri Listrik 15.000 Rumah, Dibangun 2027
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Ilustrasi perampokan dan perampasan./Harian Jogja
Harianjogja.com, SEMARANG-Kawanan perampok bersenjata api menyekap pegawai sebuah minimarket di Kota Semarang pada Jumat (14/9/2018) dini hari, dan membawa kabur uang Rp23 juta yang tersimpan dalam brankas pasar swalayan kecil tersebut.
Kapolsek Banyumanik Kompol Retno Yuli mengatakan bahwa tindak kejahatan itu terjadi di minimarket Indomaret di Jalan Setiabudi, Kota Semarang.
Kapolsek mengatakan, dua pegawai Indomaret yang berada di dalam toko disekap oleh pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang.
"Dari keterangan saksi, komplotan perampok ini datang dengan menggunakan sebuah mobil," katanya.
Dua perampok masuk ke dalam toko sambil menodongkan senjata api, sementara lainnya berjaga di luar.
Dua pelaku yang masuk ke dalam toko mengambil uang yang ada di dalam mesin kasir serta memaksa kedua pegawai toko membuka brankas tempat menyimpan uang.
Pelaku kemudian mengikat kedua pegawai toko modern tersebut sebelum akhirnya kabur.
Kejadian itu diketahui setelah kedua korban berhasil melepaskan diri dan melapor ke polisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Prabowo mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon Gubernur BI dan Aida Budiman sebagai Deputi Senior. DPR segera gelar fit and proper test.
Imigrasi menolak 9.394 paspor sepanjang Januari-Juli 2026 karena terindikasi TPPO dan pekerja migran ilegal.
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.