Advertisement

Profesor Sastra Sebut Gerakan #2019GantiPresiden sebagai Aksi Makar

Newswire
Senin, 27 Agustus 2018 - 15:17 WIB
Nina Atmasari
Profesor Sastra Sebut Gerakan #2019GantiPresiden sebagai Aksi Makar Deklarasi 2019GantiPresiden di Surabaya dibubarkan. - Okezone/Syaiful

Advertisement


Harianjogja.com, JAKARTA- Deklarasi #2019GantiPresiden yang digembor-gemborkan oleh kalangan tertentu beberapa har terakhir dinilai bertujuan untuk makar atau kudeta pemerintahan.

Aksi #2019GantiPresiden dijalankan Neno Warisman dan diinisiasi oleh Politisi PKS Mardani Ali Sera. Aksi itu, oleh seorang profesor sastra, Mochtar Pabottingi disebut makar.

Advertisement

Dalam kicauannya di Twitter, Mochtar Pabottingi mengatakan jika gerakan #2019GantiPresiden berniat menjatuhkan pemerintahan yang sah tanpa lewat jalur demokrasi, Pemilihan Umum. Dia juga menyebut aksi #2019GantiPresiden sebagai gerakan konyol.

"NIAT MAKAR, bagi saya, memang terbersit dalam #2019GantiPresiden! Itu ingin memaksakan digantikannya seorang presiden di luar proses demokrasi sebagaimana mestinya. Konyol dan pandir sekaligus, itulah wacana politik terburuk di sepanjang kemerdekaan!" seru Mochtar Pabottingi dalam akun Twitternya, @MPabottingi, Senin (27/8/2018).

Mochtar Pabottingi menyinggung aksi deklarasi #2019GantiPresiden yang dilakukan Neno Warisman di Riau pekan lalu. Neno pun dipaksa pulang ke Jakarta setelah terjadi ketegangan di Bandara Riau.

Deklarasi #2019GantiPresiden pun berakhir ricuh di Surabaya. Bentrok dua kubu ini terjadi di ruas jalan, tepatnya di depan Gedung DPRD Jatim, Minggu (26/8/2018) pagi. Bentrok dua kubu ini terjadi hingga masuk ke pelataran masjid.

Tidak berhenti di situ saja, massa yang akan melakukan aksi #2019GantiPresiden mulai memasuki Masjid Kemayoran, tetap dikejar oleh massa yang menolak kegiatan tersebut. Hingga di dalam masjid dua kelompok berseberangan itu kembali bentrok.

Sempat terdengar teriakan ibu-ibu dari massa yang akan memulai aksi #2019GantiPresiden di dalam masjid.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement