Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Tampil Maskulin, Ini Fitur Lengkapnya
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro hadir dengan desain serba hitam, fitur keselamatan baru, teknologi SHVS, dan dibanderol Rp333,8 juta.
Bekas ledakan bom Pasuruan, Jawa Timur. /Istimewa via Suara.com
Harianjogja.com, PASURUAN- Bom yang meledak di Jalan Pepaya RT1/RW1 Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (5/7/2018) melukai seorang anak.
Bocah tersebut diduga merupakan anak terduga teroris yang kini masih buron.
Walau begitu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera menegaskan, bocah itu akan dirawat sampai sembuh secara fisik maupun kejiwaannya.
"Tetap akan kami rawat hingga sembuh. Kan tidak hanya secara fisik, tapi secara psikologi juga," ujar Frans Barung kepada awak media, Kamis.
Polda Jatim juga berencana bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk melakukan pendampingan.
"Setelah terkena ledakan, anak itu langsung kami bawa ke RS Bhayangkara untuk penyembuhan. Pasti kami akan bekerja sama dengan KPAI,” imbuhnya.
Selain itu, Polda juga merawat anak tersebut seperti anak kecil korban bom lainnya.
"Tetap akan kami rawat seperti korban bom lainnya sebelum dia," pungkas Barung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro hadir dengan desain serba hitam, fitur keselamatan baru, teknologi SHVS, dan dibanderol Rp333,8 juta.
Dinsos Bantul menargetkan 5.112 KPM PKH graduasi pada 2026 melalui pendampingan agar mampu mandiri dan tidak lagi bergantung pada bansos.
John Herdman mengevaluasi kekalahan Timnas Indonesia dari Vietnam dan memastikan Marselino Ferdinan absen hingga akhir Piala AFF 2026.
BPJPH dan Uni Eropa membahas kesiapan implementasi Wajib Halal yang mulai berlaku Oktober 2026 serta kepastian regulasi bagi pelaku usaha.
Polres Bantul menyita 1.053 pil sapi dari seorang pemuda di Pandes II, Pleret. Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat.
DIY mengalami deflasi 0,31% pada Juli 2026. BPS menyebut turunnya harga cabai, bawang, dan tomat menjadi penyebab utama.