Advertisement

Kerusuhan Merebak, Papua Nugini Umumkan Keadaan Darurat Sembilan Bulan

Newswire
Senin, 18 Juni 2018 - 21:25 WIB
Nugroho Nurcahyo
Kerusuhan Merebak, Papua Nugini Umumkan Keadaan Darurat Sembilan Bulan Sebuah bangunan terbakar dalam kerusuhan di Provinsi Southern Highland, Papua Nugini. - Joseph Tondo via CNN

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat, membekukan pemerintah provinsi, dan mengirim pasukan ke dataran tinggi berbatu untuk memulihkan ketertiban setelah perusuh terus mengamuk dan membakar. 

Kekerasan sering merusak pedalaman terpencil negara kaya sumber daya itu, tempat perselisihan suku dan tanah membebani politik daerah.

Advertisement

Kerumunan bersenjata, yang marah atas kegagalan tentangan pengadilan terhadap pemilihan gubernur, membakar pesawat terbang, menjarah gudang dan membakar gedung di Mendi, Ibu Kota Provinsi Southern Highlands, minggu ini.

Papua Nugini mengumumkan keadaan darurat sembilan bulan di provinsi itu dan menghentikan sementara pemerintahnya, kata Perdana Menteri Peter O'Neill pada Jumat (15/6/2018).

"Tindakan orang-orang yang semberono merusak properti di Mendi telah membuat jijik bangsa," kata O'Neill di lamannya.

Dia memnambahkan bahwa polisi akan menyelidiki setiap penghasut dan setiap orang yang terlibat dalam kerusuhan.

Thomas Eluh, mantan polisi dan yang bertindak sebagai pengelola di provinsi tersebut, telah diberi kekuatan darurat konstitusional.

Polisi, termasuk regu mobil, katanya, segera dikerahkan bersama dengan penyelidik kriminal.

Media Loop PNG melaporkan lebih dari 200 tentara Pasukan Pertahanan Papua Nugini akan diterbangkan ke Kota Mount Hagen pada Sabtu sebelum melakukan perjalanan ke Mendi. Laporan gerakan pasukan tidak dapat dipastikan secara mandiri. “Penjarah menggeledah gudang pasokan bantuan gempa selama kerusuhan Mendi,” kata Barclay Tenza, juru bicara bencana provinsi.

"Mereka mengambil semua bahan makanan," katanya melalui telepon dari Port Moresby, Ibu Kota Papua Nugini.

Sumber: Antara/Reuters

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement