Advertisement

Orang Indonesia Ditolak Masuk Israel karena Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

John Andhi Oktaveri
Minggu, 03 Juni 2018 - 15:25 WIB
Budi Cahyana
Orang Indonesia Ditolak Masuk Israel karena Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina  Bendera Israel - Reuters

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengatakan bahwa penolakan warga negara Indonesia (WNI) masuk ke Israel adalah konsekuensi dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina. 

"Penolakan visa WNI ini merupakan konsekuensi dalam kaitan Indonesia yang juga pernah menolak visa warga Israel, dan Indonesia sampai sekarang masih konsisten mendukung kemerdekaan Palestina," ujar politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu, Minggu (3/6/2018). 

Advertisement

Menurutnya, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Dengan demikian dia meminta penolakan visa warga negara Indonesia oleh Israel tidak perlu menjadi polemik. 

"Kami berharap, penolakan visa WNI oleh Israel ini tidak berpengaruh pada konsistensi kita mendukung kemerdekaan Palestina," ujarnya.

Dia menambahkan, penolakan visa WNI justru merugikan Israel, salah satunya dari sektor pariwisata di mana banyak wisatawan Indonesia berwisata ke Israel. Bahkan, lanjutnya, hal itu juga melanggar Resolusi PBB yang menyebutkan bahwa Masjid Al Aqsa di Yerusalem merupakan situs suci umat Islam dan warisan dunia.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari meminta kepada Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk secepatnya mendesak pemerintahan Israel mencabut pelarangan kunjungan WNI yang akan berwisata.

Menurut Politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, permintaan itu terkait dengan kepentingan warga yang ingin berziarah dan bisnis biro perjalanan di Tanah Air.

”Yang saya dapat informasi setiap bulan WNI ke Israel itu ada 30 ribu orang. Ada orang Islam berkunjung ke Masjid Alaqsa dan Nasrani ke Betlehem, Jerusalem.  Jadi, ini bisa merugikan banyak pihak,” tutur Kharis kepada Wartawan.

Melihat permasalahan yang ada, Kharis menilai tidak ada alasan mendasar yang kuat untuk  memaksa Israel menolak pemberian visa bagi WNI yang berkunjung ke kota Jerusalem tersebut. ”Israel memang tidak ada hubungan diplomatik. Namun, kita tidak melarang turis Israel berkunjung. Jadi, juga jangan melarang WNI datang ke sana. Kunjungan WNI itu kan hanya sebatas berziarah tidak ada kepentingan apapun,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto

Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 23:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement