Advertisement
SMK Dirgantara Putra Bangsa Wisuda, Menjawab Tuntutan Kebutuhan SDM Transportasi Udara
Siswa SMK Dirgantara Putra Bangsa. - Istimewa/SMK Dirgantara Putra Bangsa
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Mulai diberlakukannya MEA atau AEC awal 2016 yang lalu, maka laju persaingan usaha akan semakin pesat di multi sektor. Kondisi ini membawa akibat lalu lintas antardaerah, antarpulau, antarbangsa dan antarnegara menjadi tidak terbendung sehingga menjadikan tuntutan transportasi udara meningkat pesat.
SMK Dirgantara Putra Bangsa (SMK Dipaba) menjadi sekolah yang menjawab tuntutan tersebut. Sekolah ini menjadi pioner sekolah menengah kejuruan pertama kali dan satu-satunya yang ada di Indonesia dengan program keahlian Airlines Staff dan Pramugari/a, sekaligus satu-satunya SMK Kejuruan pula yang telah mendapat dukungan Lembaga penerbit Sertifikasi/Lisensi Standar Internasional.
"Kami mendukung program pemerintah khususnya dalam hal penyedia SDM di Industri Penerbangan Udara dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang trampil, cerdas, dan kompetitif khususnya di Industri penerbangan Udara RI melalui alumni anak didik kami,” papar Nadjmuddin, Kepala Sekolah SMK Dirgantara Putra Bangsa saat dijumpai di Kampus Terpadu SMK Dirgantara Jl. Dirgantara No.1, Blunyah Gede Sinduadi, Mlati, Sleman, Jumat (4/5/2018).
Tahun ini pelepasan wisudawan dilakukan di Indoluxe Hotel dengan kelulusan 100%. Ini sebagai salah satu indikator tolak ukur capaian akademik anak didik untuk bisa bersaing di dunia industri penerbangan udara.
"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan masyarakat, industri penerbangan komersial, dan pemerintah selaku regulator kepada SMK Dipaba yang sangat tinggi selama ini," katanya.
Selama ini, SMK Dipaba berperan aktif dalam mencerdaskan anak bangsa dan ikut membantu program Pemerintah khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Terlebih dengan dibangunnya Bandara di Kulonprogo oleh Pemerintah DIY tentu akan banyak dibutuhkan SDM berlisensi yang berkompeten dibidangnya.
Sebagai penyedia calon tenaga yang terampil dalam bidang Pramugari/a dan Staff Airline, sekolah ini menerapkan kurikulum berbasis kompetensi dan telah memiliki sertifikasi sendiri dari instransi terkait.
Oleh karena itu, peserta didik SMK Dipaba ke depan diproyeksikan bagi perusahaan maskapai penerbangan komersial nasional dan internasional, seluruh port autoritiy serta ground handling baik domestik dan internasional.
Selain itu, peserta didik juga diarahkan dapat berdedikasi pada bidang industri penerbangan udara komersial lainnya seperti dibidang tour & travel agent, cargo, reservasi ticketing, atau untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang perguruan tinggi baik negeri, swasta atau di TNI.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Iran Klaim Serang Kapal Induk Abraham Lincoln dan Tembak Jatuh F-35 AS
Advertisement
Advertisement









