Advertisement

Wah, Arab Saudi Berambisi Bangun 350 Bioskop dengan Lebih dari 2.500 Layar

Newswire
Jum'at, 06 April 2018 - 08:05 WIB
Nugroho Nurcahyo
Wah, Arab Saudi Berambisi Bangun 350 Bioskop dengan Lebih dari 2.500 Layar Pekerja melintas di depan Distrik Finansial King Abdullah yang sedang dibangun di Riyadh, Arab Saudi, pada 2016 lalu. - REUTERS/Faisal Al Nasser/Foto dokumen

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Arab Saudi menargetkan pembangunan sekitar 350 bioskop dengan lebih dari 2.500 layar hingga tahun 2030. Rencana ambisius itu untuk melayani penduduk yang berjumlah lebih dari 32 juta orang, yang sebagian besar di antara mereka berusia 30 tahun.

Fasilitas-fasilitas itu diharapkan akan menarik hampir US$1 miliar dolar (atau sekitar Rp13,7 triliun) dari penjualan tahunan tiket menonton. "Pemulihan bioskop akan membantu mendorong perekonomian setempat dengan meningkatkan pengeluaran rumah tangga untuk hiburan sementara mendukung pembukaan lapangan kerja di Kerajaan," kata Menteri Kebudayaan dan Informasi Awwad Alawwad.

Advertisement

Arab Saudi untuk pertama kali akan mempunyai bioskop pada 18 April mendatang di Ibu Kotanya, Riyadh, setelah lebih dari 35 tahun menonton bioskop dilarang di negara penghasil minyak itu. Menurut pihak berwenang, pembukaan bioskop akhirnya akan terlaksana setelah ada kesepakatan dengan AMC Entertainment Holdings.

AMC bermitra dengan Dana Investasi Publik (PIF), yang merupakan dana kesejahteraan kedaulatan utama Arab Saudi. Rencananya, AMC Entertainment Holdings akan membuka hingga 40 bioskop dalam lima tahun mendatang.

Sebetulnya, kerajaan Muslim yang sangat konservatif itu pernah memiliki bioskop pada 1970-an. Namun, ulama-ulama berpengaruh berhasil menutupnya, yang pada saat itu menunjukkan peningkatan pengaruh Islamis di kawasan Arab.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, tahun lalu mengumumkan akan mencabut larangan tersebut sebagai bagian dari reformasi ekonomi dan sosial ambisius yang didorong oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Putra Mahkota saat ini sedang melakukan kunjungan ke Amerika Serikat untuk berusaha menggaet investasi, guna membantu perluasan perekonomian dan mengurangi ketergantungan kerajaan itu dari minyak.

Masyarakat Arab Saudi adalah konsumen-konsumen yang menggemari media dan kebudayaan Barat. Walaupun bioskop dilarang, film-film Hollywood dan serial televisi terbaru banyak ditonton di rumah dan diperbicangkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet

Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet

Bantul
| Sabtu, 04 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement