Advertisement

MUI Sebut Puisi Sukmawati Soekarnoputri Mengandung SARA

Bhekti Suryani
Rabu, 04 April 2018 - 13:50 WIB
Bhekti Suryani
MUI Sebut Puisi Sukmawati Soekarnoputri Mengandung SARA Sukmawati Soekarnoputri. (Okezone)

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA-- Puisi berjudul Ibu Indonesia yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri mengundnag kontroversi karena dianggap menista agama. Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut angkat bicara mengenai persoalan ini.

MUI menilai puisi berjudul Ibu Indonesia yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri mengandung unsur suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Karena itu, MUI akan mengundang Sukmawati untuk memberikan klarifikasi atas puisi tersebut.

"MUI sangat menyesalkan terhadap puisi yang dikarang dan dibacakan oleh Ibu Sukmawati yang kami nilai mengandung unsur SARA," ujar Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi dalam keterangan tertulisnya Rabu (4/4/2018).

Menurut Zainut, seharusnya Sukmawati lebih bijak memilih diksi dalam mengungkapkan narasi puisinya, sehingga tidak membuka ruang interpretasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman dan ketersinggungan pihak lain, khususnya muslim.

"Karena masalahnya menyangkut hal yang sangat sensitif yaitu tentang ajaran agama," tegasnya.

Karena itu, MUI akan mengundang putri keempat Presiden pertama RI Soekarno tersebut untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan atas puisi yang dibacakannya. Tujuannya agar umat mengetahui maksud yang terkandung di dalamnya, sehingga persoalan ini tidak semakin gaduh dan melebar ke mana-mana, serta segera dapat dicarikan solusinya.

"MUI meminta kepada masyarakat luas khususnya umat Islam agar tetap tenang dan tidak terpengaruh untuk melakukan tindakan-tindakan yang melanggar hukum. Karena hal itu justru akan menodai ajaran Islam yang sangat luhur," imbau Zainut.

Dia menambahkan, Islam mengajarkan kepada muslim untuk melakukan proses tabayun (klarifikasi) dalam setiap menerima berita. Selain itu, Islam juga mengajarkan kepada muslim untuk menolong saudaranya yang berbuat zalim dan juga yang dizalimi.

"Dan ajaran Islam juga mengajarkan kepada kita semuanya untuk saling berwasiyat dan menasihati dalam masalah kebaikan dan kesabaran. Mari kita amalkan ajaran Islam yang mulia itu semoga Allah SWT menolong kita," ujar dia.

Sekadar informasi, puisi Ibu Indonesia yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri mengusik sebagian warga negara Indonesia, khususnya umat Islam. Pasalnya, diksi dalam puisi tersebut dianggap menyudutkan syariat Islam.

Beberapa kalimat puisi Sukmawati yang dianggap menyudutkan Islam, di antaranya soal pengakuan ketidaktahuan akan syariat Islam, membandingkan sari konde Indonesia dengan cadar, dan membandingkan suara kidung ibu Indonesia dengan alunan azan. Beberapa pihak telah melaporkan Sukmawati ke polisi atas puisi tersebut.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet

Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet

Bantul
| Sabtu, 04 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement