Advertisement
Berani Melawan Pelaku Pelecehan Seksual, Dua Gadis ini Menuai Pujian
Advertisement
Harianjogja.com, INDIA-Adalah Aarti Kumar, 22, dan adiknya, Pooja, 19. Keduanya dielu-elukan dan disebut sebagai pahlawan nasional berkat keberanian mereka melawan tiga laki-laki yang berupaya melakukan pelecehan seksual.
Semua bermula saat kakak beradik ini tengah menunggu bus di dekat kampus keduanya. Tak berapa kama, ada tiga laki-laki yang datang dan berupaya merendahkan keduanya sembari memberikan potongan kertas yang berisi nomor telepon mereka. Dua gadis ini memilih mengabaikan. Sayang, tiga laki-laki ini tidak berhenti begitu saja melihat dua kakak beradik ini. Ketiganya pun mengikuti Aarti serta Pooja naik bus.
Advertisement
"Kalian itu terlalu miskin, bahkan untuk naik bus," kata Kumar mengulang perkataan tiga pria itu seperti dilansir dari CNN.
Alhasil, dua kakak beradik ini mempraktekan pelajaran yang sudah mereka terima selama ini, membela dan melindungi diri sendiri. Saat satu orang berusaha menarik laki-laki itu keluar dari bus, seorang perempuan lagi mengeluarkan sabuk yang dia kenakan. Keduanya kemudian memegang sweater dan menarik laki-laki itu.
Tak lama, dua laki-laki yang dibelakang mencengkram para perempuan dan berusaha melakukan pelecehan seksual. Menyadari adanya serangan dari orang lain, perempuan ini kemudian mendorong laki-laki yang berusaha menyentuhnya. Salah satu dari kakak beradik ini lalu memanfaatkan sabuk untuk memukul laki-laki hidung belang itu.
Saat aksi heroik ini terjadi, tak ada satupun penumpang yang berusaha membantu dua gadis ini. Namun, tak lama ada sejumlah penumpang yang berteriak meminta mereka berhenti memukul laki-laki itu dan turun dari bus.
Meski tak ada yang membantu dan membela, ada seorang penumpang yang berhasil mengabadikan peristiwa tersebut dan membagi lewat media sosial. Video ini akhirnya menjadi bahan pemberitaan di India. Selain itu, muncul hastag #IFoughtThemBack di Twitter.
Saat ini, ketiga laki-laki itu dilaporkan telah ditangkap. Hanya, penyelidikan sementara waktu ditunda untuk menunggu biaya penyelidikan.
Adapun India merupakan salah satu negara yang terkenal dengan aksi kekerasan dan pelecahan seksual. Selama beberapa tahun terakhir, isu tersebut menjadi sorotan dunia internasional. Keberanian kakak beradik ini akhirnya 'menyuntikkan' keberanian kepada kaum hawa di India untuk melawan laki-laki yang bertindak kasar. Tindakan keduanya pun mendorong pemerintah setempat memberikan penghargaan.
Pejabat Harayana, India, Manohar Lal Khattar mengumumkan akan memberikan penghargaan atas keberanian tersebut pada 26 Januari 2014, tepatnya saat hari kemerdekaan India.
Kumar mengatakan keberanian yang mereka lakukan ini berkat motivasi dari orang tua untuk melindungi diri sendiri. Tindakan ini terbilang tak lazim. Sebab di sejumlah daerah di India, perempuan yang berupaya melaporkan kekerasan dihalang-halangi. https://www.youtube.com/watch?v=ZopUkgU7CSw">Berikut link video mengenai aksi heroik Aarti Kumar dan Pooja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement




