Portal Jembatan Lodji Dipasang, Pemkot Pekalongan Jaga Cagar Budaya
Pemkot Pekalongan kembali memasang portal Jembatan Lodji Lama untuk melindungi cagar budaya dan mencegah kerusakan akibat kendaraan berat.
Harianjogja.com, SLEMAN—Subdit III Ditresnarkoba Polda DIY menggerebek tempat tinggal penjual pil koplo di Ngestirejo, Kasihan, Bantul, pekan lalu.
Damar Fandi Putra, 26, penjual pil jenis trihexyphenidyl ditangkap bersama sejumlah barang bukti. Tersangka tercatat sebagai warga Kembaran, Tamantirto, Kasihan, Bantul, namun bertempat tinggal di Ngestirejo, Kasihan.
Kasubdit III Ditresnarkoba Polda DIY, AKBP Munzaid menjelaskan, tersangka merupakan pengedar pil trihexyphenidyl. Pengakuannya biasa menjual pil koplo Rp2.500 per butirnya.
Sedangkan sasaran penjual yakni para remaja dan pelajar. "Pil ini masuk dalam psikotropika yang biasanya untuk obat penenang," ungkapnya, Selasa (25/11/2014).
Ia menambahkan, dari hasil penggerebekan, pihaknya mendapatkan ratusan butir pil trihexyphenidyl di dalam botol. Tersangka juga tak memiliki izin dan tidak memiliki resep untuk mengedarkan atau mengonsumsi obat tersebut.
Trihexyphenidyl merupakan obat berbahaya, dan termasuk ilegal dan membahayakan jika diedarkan terutama kepada para remaja."Harusnya memang ada resep dan tidak dijual bebas," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Pekalongan kembali memasang portal Jembatan Lodji Lama untuk melindungi cagar budaya dan mencegah kerusakan akibat kendaraan berat.
Ribuan massa Tani Merdeka Indonesia gelar aksi damai di Patung Kuda dukung program Presiden Prabowo Subianto.
Jelang periode libur sekolah, Pertamina Patra Niaga regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite berkisar 10-18% di seluruh SPBU di Jateng DIY.
Pakar UGM menilai reformasi subsidi energi berbasis individu penting, namun berisiko menekan daya beli dan memicu inflasi.
BRI Yogyakarta salurkan KUR Rp10,3 triliun hingga Mei 2026 untuk dorong UMKM lebih produktif dan naik kelas.
Sensus Ekonomi 2026 di Bantul mulai digelar, hampir 500 ribu warga dan pelaku usaha didata untuk kebijakan tepat sasaran.