Advertisement
WARGA TEMPEL DITEMBAK : Berikut Kronologi Penembakan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Terkait penembakan yang melukai AY, 17, warga Dusun Watupecah, Pondokrejo, Tempel, Sleman, Kapolres Sleman, AKBP Ihsan Amin mengatakan semua bermula dari tindakan AY dan rekannya yang menghina polisi.
Ihsan menjelaskan penembakan berawal ketika pada Rabu sekitar pukul 02.15 WIB, Polsek Sleman didatangi dua orang yang mengendarai sepeda motor, yakni AY dan temannya satu kampung, AT, 16. Keduanya berhenti di depan pintu masuk Mapolsek Sleman dan mbleyer motor. AY yang membonceng meneriakkan kalimat bernada menghina. Ihsan menunjukkan rekaman CCTV yang memperlihatkan hinaan AY tersebut.
Advertisement
Kemudian, dua petugas jaga, yakni Brigadir EB dan Bripka AW mengejar mereka. Brigadir EB pun terpaksa menembak AY hingga mengenai tangan sampai tembus ke perut karena menilai tindakan AY dan AT membahayakan.
“AY kami bawa ke RSUP Dr. Sardjito dan AT kami periksa di Mapolsek. Keduanya ternyata dalam kondisi mabuk akibat minuman keras. Anggota kami hanya melepaskan satu kali tembakan yang mengenai tubuh korban,” ujarnya.
Kapolres mengatakan, AY dan AT ditetapkan sebagai tersangka dugaan penghinaan terhadap institusi Polri. Mereka dijerat pasal 214 ayat 1 KUHP subsider pasal 207 KUHP subsider 212 KUHP. Selain itu keduanya disinyalir menjadi anggota geng yang kerap meresahkan di malam hari.
“Dugaan kami ada keterkaitan dengan geng-geng malam hari,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Jangan Terlewat KIP Kuliah 2026 Dibuka Ini Jadwal dan Cara Daftar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement




