Advertisement
KURIKULUM 2013 : Kemenang Sleman Tarik Buku SKI Ditarik di MTs
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman menyatakan telah mencabut seluruh buku Kurikulum 2013 untuk mata http://www.harianjogja.com/baca/2014/09/16/buku-pelajaran-agama-bikin-heboh-sebut-makam-wali-sebagai-berhala-536713">pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) bagi siswa MTs kelas VII. Tidak hanya pegangan siswa, guru-guru pun juga tidak diperbolehkan menggunakan buku itu lagi.
Kepala Kantor Kemenag Sleman, Lutfi Hamid mengatakan, penarikan buku SKI telah telah dilakukan sepekan yang lalu.
Advertisement
“Sudah semuanya. Buku kami tarik dan dikumpulkan di Kanwil [Kantor Wilayah Kemenag DIY],” kata Lutfi, Rabu (1/10/2014).
Menurut Lutfi, buku SKI bagi siswa Mts kelas VII memuat informasi yang tidak tepat dan tidak layak diajarkan kepada siswa.
“Banyak yang kurang bagus. Guru juga tidak boleh memakainya,” ujar Lutfi.
Selain masalah makam wali yang sempat mengundang protes dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU), Lutfi mengungkapkan, masih ada hal lain yang dinilai tidak sesuai dengan ajaran Islam.
“Misalnya dipaparkan orang Madinah suka berperang. Rasul ke Madinah untuk mencari pasukan. Itu seakan Islam disebar dengan perang, padahal tidak,” katanya menerangkan.
Lutfi menambahkan sementara ini seluruh siswa Mts kelas VII baik negeri maupun swasta kembali menggunakan buku SKI versi Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan (KTSP).
“Belum ada buku pengganti, jadi masih menggunakan kurikulum KTSP,” ucapnya.
Meski demikian, Lutfi menganggap, digunakannya kembali buku kurikulum KTSP untuk sementara waktu tersebut tidak mengganggu proses pembelajaran.
“Untuk mata pelajaran SKI, bisa dibantu dulu dengan kurikulum yang lama,” kata Lutfi.
Sementara itu, Wakil Madrasah Bidang Kurikulum MTs Negeri Ngemplak, Rita Astuti mengaku pihaknya belum mengetahui apakah seluruh buku SKI kelas VII sudah ditarik dari sekolah.
“Saya belum tahu. Kami sedang fokus mengikuti Aksioma,” katanya saat dihubungu pada Rabu (1/10/2014) siang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement




