Pendaki Asal Bogor Meninggal Saat Turun dari Gunung Merbabu
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Harianjogja.com, JOGJA-Walikota Jogja, Haryadi Suyuti mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur dengan
tawaran oknum yang meyakinkan bisa meloloskan calon anak didik masuk ke sekolah impian.
Walikota menjelaskan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem Real Time Online (RTO) menutup peluang terjadinya budaya titip-menitip dalam momen pendaftaran siswa baru.
"Semuanya sudah dikelola oleh sistem. RTO bersiftat transparansi dan objektif. Tidak ada yang bisa mengintervensi sistem itu, bahkan pejabat sekali pun. Jadi tidak mungkin ada praktik di bawah meja dengan tujuan menitipkan calon siswa ke sekolah impian," papar Haryadi saat memantau pelaksanaan verifikasi berkas PPDB Online di Kantor Dinas Pendidikan Kota Jogja, Selasa (2/7/2014).
Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Edy Hery Suasana menambahkan masyarakat bisa melapor ke dinas apabila ada yang menawari bisa meloloskan anaknya menuju sekolah impian. Senada dengan pemaparan Walikota, Edy menyatakan sistem RTO tidak ada yang bisa mengintervensi.
"Ini pengalaman saya pribadi. Saya sebagai kepala dinas juga enggak bisa mengintervensi sistem RTO. Nyatanya, anak saya tahun lalu masuk di SMA Negeri 4, tidak SMA Negeri 1 atau lainnya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
30 Juli: Hari Ikrar Pramuka, Hari Persahabatan Sedunia, Hari Anti Perdagangan Manusia, dan Hari Snorkeling. Simak sejarah dan makna peringatan ini!
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa