Persik Kediri vs Persija: Macan Kemayoran Berpeluang Amankan 3 Poin
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Ilustrasi guru (JIBI/Solopos/Antara/Dok)
Harianjogja.com, JOGJA-Selain kurangnya perlindungan terhadap nasib guru, kualitas mengajar guru pun masih memprihatinkan. Pemerintah pun didesak memperhatikan profesionalisme guru tersebut.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Zainal Fanani mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas profesi guru di Indonesia.
“Bila terjadi kasus guru menjewer murid, pasti guru yang akan disalahkan. Seringkali guru dipersalahkan jika muncul masalah yang melibatkan siswa. Ini menandakan payung hukum perlindungan bagi guru masih belum berjalan maksimal,” terang Zainal saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (25/11/2013).
Organisasi PGRI, kata Zainal, selalu mendorong pemerintah untuk memperhatikan undang-undang atau payung hukum untuk menjaga profesionalisme guru. Dengan payung hukum, maka sikap dan perilaku guru dalam mendidik bisa terjaga.
“Guru akan memperhatikan kode etik profesi mereka sebagai pendidik. Setiap tindakan mereka akan ada aturannya,” kata Zainal.
Diakuinya, kualitas guru di DIY tidak jauh berbeda dengan daerah lain. Kebijakan pusat juga memengaruhi kualitas guru di DIY. Dari segi kesejahteraan saja, dari sekitar 52.000 guru di DIY, baru 40% saja yang sudah berstatus PNS.
“Perhatian pemerintah kepada guru, seharusnya dimulai sejak perekrutan sampai guru memasuki masa pensiun. Tidak ada istilahnya guru berhenti diberikan pelatihan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Kadarmata Baskara Aji mengakui bahwasannya kualitas guru masih harus ditingkatkan. Guru harus mau bersusah payah dan berkorban untuk meningkatkan kualitas mengajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta