Advertisement
HARI GURU : Kualitas Guru di Indonesia Masih Memprihatinkan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Selain kurangnya perlindungan terhadap nasib guru, kualitas mengajar guru pun masih memprihatinkan. Pemerintah pun didesak memperhatikan profesionalisme guru tersebut.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Zainal Fanani mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas profesi guru di Indonesia.
Advertisement
“Bila terjadi kasus guru menjewer murid, pasti guru yang akan disalahkan. Seringkali guru dipersalahkan jika muncul masalah yang melibatkan siswa. Ini menandakan payung hukum perlindungan bagi guru masih belum berjalan maksimal,” terang Zainal saat dihubungi Harianjogja.com, Senin (25/11/2013).
Organisasi PGRI, kata Zainal, selalu mendorong pemerintah untuk memperhatikan undang-undang atau payung hukum untuk menjaga profesionalisme guru. Dengan payung hukum, maka sikap dan perilaku guru dalam mendidik bisa terjaga.
“Guru akan memperhatikan kode etik profesi mereka sebagai pendidik. Setiap tindakan mereka akan ada aturannya,” kata Zainal.
Diakuinya, kualitas guru di DIY tidak jauh berbeda dengan daerah lain. Kebijakan pusat juga memengaruhi kualitas guru di DIY. Dari segi kesejahteraan saja, dari sekitar 52.000 guru di DIY, baru 40% saja yang sudah berstatus PNS.
“Perhatian pemerintah kepada guru, seharusnya dimulai sejak perekrutan sampai guru memasuki masa pensiun. Tidak ada istilahnya guru berhenti diberikan pelatihan,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Kadarmata Baskara Aji mengakui bahwasannya kualitas guru masih harus ditingkatkan. Guru harus mau bersusah payah dan berkorban untuk meningkatkan kualitas mengajar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement




