Advertisement
Tentara AS Pembocor WikiLeaks Terancam Penjara 90 Tahun
Advertisement
Harianjogja.com, AMERIKA SERIKAT-Bradley Manning (25), tentara yang dihukum karena memberikan file rahasia Amerika Serikat (AS) ke WikiLeaks akan mendengarkan putusan pengadilan pada hari Rabu (21/8/2013) pukul 10.00 waktu setempat. Dia akan segera mengetahui berapa lama dirinya akan menghabiskan sisa hidupnya di dalam penjara militer.
Seperti dilansir dari Reuters, Selasa (20/8/2013), Manning akan menghadapi hukuman kurungan selama-lamanya 90 tahun. Hukuman itu disebabkan dia telah memberikan lebih dari 700.000 dokumen-dokumen rahasia, video di medan perang dan saluran-saluran diplomatis pada situs yang pro transparansi tersebut.
Advertisement
Jaksa menuntut 60 tahun kurungan, sementara pengacara meminta hakim untuk tidak merenggut masa muda Manning.
Manning merupakan seorang analis intelijen tingkat rendah di Baghdad pada tahun 2010 ketika ia menyerahkan dokumen-dokumen itu. Dia dinyatakan bersalah pada bulan Juli dengan 20 tuduhan termasuk tindakan spionase dan pencurian.
Namun, dia beruntung karena dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan yang paling serius, yaitu membantu musuh. Jika terbukti bersalah akan tuduhan itu, kemungkinan besar Manning akan menjalani hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat.
Dokumen rahasia yang mengejutkan banyak orang di seluruh dunia adalah sebuah video helikopter Apache AS yang menembaki gerilyawan di Baghdad pada tahun 2007. Dua belas orang tewas, termasuk dua staf dari kantor berita Reuters. WikiLeaks memberi nama video tersebut "Collateral Murder".
Publikasi dokumen itu melambungkan WikiLeaks dan pendirinya, Julian Assange, yang menjadi pusat perhatian internasional dan meningkatkan perdebatan tentang kerahasiaan pemerintah AS. Sebuah kelompok hak asasi AS mengatakan, Manning harus menjadi calon Hadiah Nobel Perdamaian tahun ini.
Jaksa berpendapat, ketika Manning menyerahkan dokumen rahasia itu, dia juga menempatkan keamanan nasional dalam risiko yang besar, termasuk operasi intelijen luar negeri.
(JIBI/Harian Jogja/Detik.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement




