Advertisement
KABUT ASAP : Mabes Polri Tetapkan 9 Petani Tersangka Pembakar Hutan Riau
Advertisement
[caption id="attachment_419659" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/25/kabut-asap-mabes-polri-tetapkan-9-petani-tersangka-pembakar-hutan-riaub-419658/borgol-ilustrasi-reuters-4" rel="attachment wp-att-419659">http://images.harianjogja.com/2013/06/borgol-ilustrasi-reuters-370x244.jpg" alt="" width="370" height="244" /> Foto Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Reuters[/caption]
JAKARTA—Mabes Polri menetapkan sembilan orang tersangka yang diduga sebagai pelakuhttp://www.harianjogja.com/?p=419603" target="_blank"> pembakaran hutan di Riau. Jumlah tersebut bertambah tujuh orang dari yang sebelumnya hanya dua orang.
Advertisement
Dua dari sembilan tersangka itu adalah S, 64, warga Rupat Utara Bengkalis yang ditangani Polres Bengkalis, dan satu lagi HP, 56, warga Rokan Ilir (Rohil).
"Semuanya berprofesi sebagai petani. Data lengkapnya [tujuh orang lainnya] nanti menyusul," kata Kadiv Humas Polri Brigjen Ronny F. Sompie, Selasa (25/6/2013). Menurutnya, mereka dianggap lalai sehingga menyebabkan kebakaran lahan merambat tidak terkendali.
Sementara itu, Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukan ada 60 titik api di wilayah itu, yang sebagian di lahan gambut berkedalaman 6 meter di bawah permukaan tanah.
BNPB bahkan telah mengusahakan modifikasi cuaca dengan membuat hujan buatan di atas langit Riau untuk menghentikan kebakaran hutan dan lahan.
Asap akibat kebakaran ini dikeluhkan oleh masyarakat Riau dan menyeberang hingga ke Singapura dan Malaysia.
Kabut asap di Pekanbaru masih cukup tebal dan mengganggu jarak pandang para pengendara bermotor. Akibatnya, masyarakat di beberapa wilayah Pekanbaru mulai dihinggapi penyakit sesak nafas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Memanas, Reza Pahlavi Ungkap Peta Jalan Transisi
- Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji
- BPBD Bantul Pastikan Tak Ada Pengungsi Dampak Cuaca Ekstrem
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Juventus Hajar Cremonese 5-0, Naik ke Posisi Tiga Serie A
- Zulhas Apresiasi Terobosan Mentan Turunkan Harga Pupuk
- Top Ten News Harianjogja.com Selasa 13 Januari 2026
- Dua Pemancing Hilang di Wediombo, Pencarian Diperluas ke Pacitan
- BMKG Deteksi Tekanan Rendah, Cuaca Ekstrem Mengintai NTB
- Asuransi Kesehatan Terus Tumbuh, Ini Tantangan Industri Jiwa
- Kongres AS Usulkan Aneksasi Greenland Jadi Negara Bagian
Advertisement
Advertisement





