Advertisement
SBMPTN 2013 : 32.441 Pendaftar Serbu 3 PTN di Jogja
Advertisement
[caption id="attachment_414147" align="alignleft" width="150"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/09/seleksi-perguruan-tinggi-32-441-pendaftar-serbu-3-ptn-di-jogja-414146/20091221umptn2-320x212" rel="attachment wp-att-414147">http://images.harianjogja.com/2013/06/20091221UMPTN2-320x212-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /> Ilustrasi.dok[/caption]
JOGJA—Sebanyak 32.441 pendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013 memilih kuliah di tiga perguruan tinggi negeri (PTN) di Jogja. Jumlah pendaftar SBMPTN pada hari terakhir terus mengalami peningkatan.
Advertisement
Kepala Humas UNY, Anwar Efendi mengatakan jika pada Sabtu (7/6) pukul 09.20, jumlah pendaftar 3 PTN di panitia lokal (panlok) Jogja untuk kelompok sains dan teknologi (saintek) ada 12.617 orang, sosial humaniora (soshum) 13.983 orang, campuran 3.756 orang dan total 30.356 orang, lima jam kemudian, jumlah pendaftar bertambah sebesar 2,83%. Yakni saintek 12.925 orang, soshum 14.436 orang dan campuran 3.880 orang.
“Mendekati waktu penutupan, masih saja ada peserta yang mencoba mendaftar. Berdasarkan data kami pada pukul 22.30, pendaftar saintek 13.375 orang, soshum 15.101 orang dan campuran 4.054 orang atau total 32.441 orang,” jelasnya kepada Harian Jogja, Minggu (8/6/2013).
Kepala Humas UGM, Wijayanti mengatakan di institusi tersebut, jumlah pendaftar untuk pilihan 1, 2 dan 3 mencapai 64.199 orang. Secara detil ia menyampaikan sekitar 29.734 orang menempatkan UGM pada pilihan pertama, 20.661 orang pilihan kedua dan 13.804 pilihan ketiga.
Menurut dia, angka 64.199 orang menunjukan antusias siswa di DIY semakin tinggi dan persaingan semakin ketat. Sebab pada 2012, ujian tulis (kini SBMPTN) hanya 51.079 orang yang berpartisipasi memperebutkan 3.599 kursi. Adapun pada 2013, kuota menurun menjadi 1.997 kursi.
“Pendaftar diimbau mempersiapkan diri secara fisik dan mental dalam menghadapi ujian. Jangan sampai justru pendaftar mengalami kelelahan dan sakit saat ujian,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Van Gastel: PSIM Layak Dapat Hasil Lebih Baik dari Dewa United
Advertisement
Advertisement





