Advertisement
4 Sipir Penjara Dihamili 1 Tahanan
Advertisement
[caption id="attachment_400741" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=400741" rel="attachment wp-att-400741">http://images.harianjogja.com/2013/04/penjara-ilustrasi-reuters-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" /> Foto Ilustrasi Penjara/Reuters[/caption]
Empat wanita yang menjadi sipir di penjara di Baltimore, Amerika Serikat dihamili oleh pria yang sama: seorang tahanan! Dua dari keempat wanita itu bahkan memiliki tato nama tahanan itu di tubuh mereka.
Advertisement
Hal ini terungkap dalam penyelidikan otoritas setempat atas aksi penyelundupan narkoba ke penjara Baltimore City Jail tersebut. Keempat sipir tersebut termasuk di antara 25 orang yang menghadapi dakwaan-dakwaan federal.
Di antara 25 orang tersebut termasuk 13 wanita yang bekerja sebagai sipir. Demikian diberitakan CBS Baltimore seperti dilansir CBS News, Jumat (26/4).
Jaksa AS, Rod Rosenstein mengatakan, ke-25 terdakwa tersebut ikut serta dalam mengelola aktivitas-aktivitas Black Guerilla Family --geng penjara dan jalanan-- dari balik jeruji besi di Baltimore City.
Sebanyak 13 wanita petugas penjara, tujuh tahanan dan lima orang lainnya didakwa atas pemerasan, pencucian uang dan kepemilikan dengan niat untuk mendistribusikan. Ke-13 sipir tersebut telah diskorsing dan bahkan terancam dipecat segera.
Disebutkan bahwa para sipir itu membantu anggota-anggota geng Black Guerilla Family (BGF) menyelundupkan telepon genggam, ganja, obat-obatan dan rokok ke penjara tersebut. Barang-barang itu kemudian dijual ke para tahanan lain hingga menghasilkan uang ribuan dolar AS.
"Situasi ini memungkinkan para anggota BGF terus mengelola bisnis kriminal mereka di dalam penjara dan di jalanan Baltimore," cetus Steve Vogt, pejabat FBI.
Dalam berkas dakwaan disebutkan, pemimpin BGF, Tavon White yang seorang tahanan, mendapatkan uang US$16.000 atau setara Rp145 juta dalam satu bulan dari barang selundupan tersebut.
White juga pernah memberikan hadiah-hadiah untuk tiga dari empat sipir yang dihamilinya. Ketiga sipir bernama Jennifer Owens, Katera Stevenson dan Chania Brooks tersebut telah menerima sebuah cincin berlian dan mobil-mobil mewah. Aparat setempat saat ini masih terus melakukan penyelidikan mendalam atas kasus memalukan ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement




