Advertisement
UN SMP 2013 : Ujian di Bogor Ditunda Satu Jam
Advertisement
[caption id="attachment_399115" align="alignleft" width="301"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/04/22/un-smp-2013-ujian-di-bogor-ditunda-satu-jam-399113/ujian-ilustrasi-5" rel="attachment wp-att-399115">http://images.harianjogja.com/2013/04/Ujian-ilustrasi2.jpg" alt="" width="301" height="287" /> ilustrasi.dok[/caption]
BOGOR-Pelaksanaan Ujian Nasional 2013 jenjang SMP di Kabupaten Bogor, Jawa Barat terpaksa ditunda selama satu jam, karena naskah soal terlambat datang.
Advertisement
"Sesuai dengan kebijakan Kepala Dinas Pendidikan, Sekretaris Daerah, dan Wakil Bupati Bogor, kami bersepakat pelaksanaan UN SMP ditunda satu jam. Ujian akan dilaksanakan serentak pukul 09.30 WIB," kata Ketua Panitia UN Dinas Kabupaten Bogor, Gada Sembada, saat dihubungi, Senin (22/4/2013) pagi.
Gada menjelaskan penundaan dilakukan berhubung dengan keterlambatan soal ujian Bahasa Indonesia dari percetakan di wilayah Tanggerang.
Soal UN Bahasa Indonesia yang diperuntukkan 144 sekolah di 16 rayon di Kabupaten Bogor terlambat datang. Soal baru dikirim dari percetakan sekitar pukul 03.30 WIB.
Soal tersebut tiba di SKB Keradenan yang menjadi tempat titik bongkar soal di Kabupaten Bogor sekitar pukul 05.00 WIB. Soal langsung didistribusikan ke 16 rayon.
Rayon-rayon yang belum mendapatkan soal tersebut beberapa ada di daerah jauh seperti Cariu, Parung Panjang, Jasinga, Leuwiliang, dan lainnya.
"Karena mempertimbangkan pengiriman soal baru dilakukan jam 06.00 WIB ke rayon, artinya memerlukan waktu sekitar 1-2 jam untuk sampai di sekolah, jadi kita sepakatkan pelaksanaan UN di seluruh sekolah di Kabupaten Bogor dimulai jam 09.30 WIB," kata Gada.
Gada menyebutkan kendala keterlambatan pengiriman soal sudah terlihat sejak Minggu saat soal-soal didistribusikan hanya sebagian, terjadi kekurangan pengiriman soal untuk IPA dan Bahasa Indonesia.
Hingga Minggu malam pukul 20.30 WIB, soal Bahasa Indonesia, untuk 16 rayon masih belum dikirim dari percetakan. Hingga soal yang diperuntukkan 144 sekolah 16 rayon baru diterima Senin pagi.
Sementara itu, Ujian Nasional SLTP di Kabupaten Bogor diikuti oleh 74.211 siswa yang terdiri dari 52.038 siswa SMP dan 22.173 siswa MTS. T.KR-LR
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement




