Advertisement
LONGSOR BANDUNG: Evakuasi Terkendala Lokasi
Advertisement
[caption id="attachment_391025" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/03/25/longsor-bandung-evakuasi-terkendala-lokasi-391022/longsor1-370x277-4" rel="attachment wp-att-391025">http://images.harianjogja.com/2013/03/longsor1-370x2771.jpg" alt="" width="370" height="277" /> ilustrasi.dok[/caption]
BANDUNG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat kesulitan dalam proses evakuasi longsor di Desa Mukapayung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat, Jabar, karena terkendala lokasinya yang terpencil.
Advertisement
Kepala BPBD Jawa Barat Udjawala Pranasigit, Senin, mengatakan lokasi kejadian yang terpencil dan susah diakses oleh alat transportasi menjadi penyebab utama sulitnya proses evakuasi.
"Kita sangat kesulitan dalam proses evakuasi ini. Alat berat ada, mobil lengkap tapi untuk mencapai ke sininya bagaimana. Itu yang sedang kita pikirkan," kata Sigit, Senin (25/3/2013).
Oleh karena itu, kata Sigit, petugas BPBD Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat dibantu warga melakukan evakuasi di lokasi longsor secara manual.
"Untuk sementara dan memang yang paling mudah itu kita evakuasi secara manual," ujar dia.
Untuk mencapai lokasi kejadian, petugas BPBD Jabar dan Kabupaten Bandung Barata serta para jurnalis yang hendak meliput harus berjalan kaki melewati jalan setapak dan licin sepanjang kurang lebih tiga kilometer.
Hingga pukul 15.00 WIB, petugas BPBD dan warga masih melakukan evakuasi secara manual di lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Van Gastel: PSIM Layak Dapat Hasil Lebih Baik dari Dewa United
Advertisement
Advertisement




