Advertisement
KORUPSI SIMULATOR: KPK Buru Aset Vila Djoko Susilo di Subang
Advertisement
http://images.harianjogja.com/2013/03/14-1-2013-NH-BISNIS-15-Djoko-Susilo-24-370x248.jpg" alt="" width="370" height="248" />JAKARTA--Kendati sudah puluhan aset milik tersangka kasus simulator SIM dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Djoko Susilo telah disita, penyidik KPK terus memburu aset lainnya berupa tanah dan vila di Subang Jawa Barat.
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi mengatakan tim KPK sedang menelusuri aset lain yang diduga milik Irjen Polisi Djoko Susilo di Subang Jawa Barat berupa tanah dan vila.
Advertisement
"Tim KPK sedang menelusuri aset di Subang berupa tanah dan bangunan berupa vila di kawasan Subang. Ini sedang ditelusuri," ujarnya, Senin (18/3/2013).
Johan membenarkan pada Jumat pekan lalu, kembali KPK melakukan penyitaan terhadap aset yang diduga berkaitan dengan Djoko Susilo, yaitu sebuah rumah dan tanah di Perumahan Harvestland Jl. Raya Kuta Bali dan sebidang tanah seluas 7.000 m2 di Desa Sudimara Tabanan Bali.
Dia menegaskan sampai saat ini belum ada informasi soal aset mantan Kepala Korlantas Polri itu yang berada di luar negeri. "Belum ada yang menyebutkan aset DS di luar negeri."
Selain itu, KPK juga telah menyita empat mobil dan puluhan rumah mewah milik Djoko. Keempat mobil milik DS yang disita itu berjenis Jeep Wrangler, MPV Serena, Toyota Harrier dan Toyota Avanza.
Selain rumah, tanah, dan bus, penyidik KPK juga telah menyita tiga unit stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik Djoko yang berada di Ciawi Jawa Barat, Kaliungu Semarang Jawa Tengah dan Kapuk Jakarta Utara.
Johan menjelaskan penyitaan aset juga dilakukan terhadap tersangka lain, bukan hanya terhadap Djoko Susilo. Aset milik M. Nazaruddin berupa saham di Garuda Indonesia juga disita.
Namun, jumlah aset yang disita, katanya, tidak dapat disamakan dengan tersangka lain. Sebagai contoh, kerugian negara dalam proyek pengadaan simulator mengemudi (SIM) kendaraan roda dua dan roda empat di Korlantas Polri pada 2011 sekitar Rp100 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement




