Advertisement
Demokrat: Tidak Perlu Takut dengan Anas Urbaningrum
Advertisement
http://images.harianjogja.com/2013/03/DEMOKRAT-370x246.gif" alt="" width="370" height="246" />JAKARTA--Manuver politik mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum tidak perlu ditakutkan dan tidak perlu dibesar-besarkan karena hal itu biasa dilakukan oleh orang yang sudah tertekan sebagai tersangka Hambalang.
Demikian dikemukakan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat (PD) DPR, Nurhayati Ali Assegaf terkait serangan Anas pada Sekjen DPP PD, Edhie Baskoro Yusdhoyono atau Ibas yang disebut-sebut telah menerima dana proyek Hambalang.
Advertisement
Nurhayati juga menganggap tidak perlu khawatir atas manuver Anas terkait skandal Bank Century dan lain-lain.
"Saya melihat manuver Pak Anas bukan melawan Pak SBY. Saya sudah berkali-kali katakan masak bisa melawan presiden. Pak Anas itu siapa kok melawan Majelis Tinggi PD? Pak Anas setelah tidak jadi Ketum DPP PD kok ditakutkan, kok dibesar-besarkan?” ujarnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senin (4/3/2013).
Menurutnya, Partai Demokrat menilai apa yang dilakukan Anas tersebut merupakan hal biasa-biasa saja.
Menurutnya, perlawanan terhadap SBY tidak saja dilakukan oleh kalangan internal PD, namun juga dari luar partai. Akan tetapi, ujarnya, siapapun yang mengkritisi pemerintah selayaknya bisa menghargai upaya-upaya yang sudah dilakukan Pak SBY.
"Sebagai warga negara kita mesti menghormati pimpinan, yaitu Pak SBY yang dipilih oleh lebih 60% rakyat sebagai Presiden RI. Artinya, ada kepercayaan penuh dan beliau menjalankan tugasnya itu sebagai amanah rakyat," ujarnya.
Dia menyontohkan pertumbuhan ekonomi yang tercatat sebagai peringkat kedua setelah China. Bahkan India saja tidak mencapai pertumbuhan ekonomi seperti Indonesia, ujarnya.
“Itu sebagai tolok ukur yang jelas. Jadi, kita tidak usah mencari-cari persoalan, apalagi Pak Anas yang terbukti membuat elektabilitas PD terus anjlok," ujar politisi wanita tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
Advertisement
Advertisement




