Advertisement

SUAP IMPOR DAGING: Besok Diumumkan Presiden PKS Baru

Laila Rochmatin
Kamis, 31 Januari 2013 - 20:02 WIB
Laila Rochmatin
SUAP IMPOR DAGING: Besok Diumumkan Presiden PKS Baru

Advertisement

http://images.harianjogja.com/2013/01/pks_logo15-232x310.jpg" alt="" width="232" height="310" />JAKARTA -- Salah satu tersangka kasus suap impor daging sapi yang juga Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq resmi menyatakan mengundurkan diri, Kamis (31/1/2013). Salah satu petinggi PKS Hidayat Nur wahid menyatakan, pengganti Luthfi akan ditentukan Jumat, tepatnya setelah salat Jumat.

"Kami bersama Majelis Syuro dan DPP sudah bertema untuk membahas siapa pengganti Pak Luthfi. Besok setelah salat Jumat akan disampaikan siapa pengganti Presiden PKS," tutur Hidayat saat berbicara di sesi wawancara MetroTv.

Advertisement

Terkait status Luthfi sebagai tersangka suap impor daging sapi, Hidayat menilai ada unsur kepentingan politik dari pihak-pihak yang tak ingin PKS sukses pada Pemilu 2014 nanti.

"Lagian ini sangat diskriminasi. Ada juga kader partai lain yang terbukti bersalah dan korupsi tapi tidak langsung ditahan," tegas Hidayat.

Menanggapi pernyataan Hidayat, Juru Bicara KPK Johan Budi menegaskan apa yang dilakukan KPK berdasar bukti-bukti yang akurat. Tidak ada diskriminasi.

"KPK tidak gegabah. kami tentu menetapkan status sebagai tersangka dan menahan pak Luthfi ada dasar hukumnya, yakni bukti yang kami peroleh dari tangkap tangan," tegas Johan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto

Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 23:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement