Advertisement
PRESIDEN PKS TERSANGKA: Posisi Partai Jadi Sulit
Advertisement
http://images.harianjogja.com/2013/01/pks_logo1-232x310.jpg" alt="" width="232" height="310" />JAKARTA – Status Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq sebagai tersangka kasus suap impor daging sapi diprediksi akan menyulitkan partai menjelang pemilu 2014.
Kondisi Partai Keadilan Sejahtera menjelang 2014 diperkirakan akan sulit.
Advertisement
Partai yang selama ini dicitrakan sebagai parpol bersih ini akan sibuk melakukan klarifikasi terkait penetapan presidennya sebagai tersangka suap impor daging.
Lingkaran Survei Indonesia menilai kasus dugaan suap importasi daging sapi yang menyeret Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dapat mengganggu konsolidasi partai tersebut dalam menghadapi pemilu 2014.
Peneliti LSI Adjie Alfaraby mengatakan ada dua implikasi dari penetapan Presiden PKS Luthfi Hasan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Menurutnya, terseretnya pentolan PKS itu dalam kasus dugaan usap akan menggangu konsolidasi PKS menghadapi pemilu 2014.
“Karena PKS akan disibukkan dengan proses hukum LHI dan klarifikasi publik atas segala pemberitaan media. Selain itu juga memunculkan kekecewaan mendalam dari para simpatisan PKS dan publik secara luas,” ujarnya, Kamis (31/1/2013).
Hal itu, lanjutnya, disebabkan PKS selama ini dikenal dan selalu mengklaim sebagai “partai bersih”.
Walaupun belum terbukti di pengadilan, katanya, opini publik atas status LHI sebagai tersangka telah merusak kredibilitas PKS. “PKS terancam kehilangan dukungannya simpatisan dan pendukungnya.”
Adjie memaparkan secara umum, penetapan LHI sebagai tersangka kasus korupsi impor daging sapi semakin menambah daftar panjang kader partai politik yang tersangkut kasus korupsi. Kasus itu, lanjutnya, akan terus menggerus citra partai politik. “Kepercayaan publik terhadap partai politik memudar.” (JIBI/if/sae)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Jangan Terlewat KIP Kuliah 2026 Dibuka Ini Jadwal dan Cara Daftar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Iran Klaim Serang Kapal Induk Abraham Lincoln dan Tembak Jatuh F-35 AS
Advertisement
Advertisement




