Kapal Migran Dikabarkan Terbalik di Lepas Pantai Suriah, 61 Orang Tewas
Kapal terbalik di lepas pantai Suriah menewaskan sedikitnya 61 orang yang merupakan migran dan pengungsi.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah/ANTARA-Aprillio Akbar
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai ke depan tidak akan terlalu banyak gejolak dalam pemilihan posisi pimpinan di parlemen.
Menurutnya, berbeda dari tahun 2014, untuk pemilihan pimpinan DPR sudah diatur dalam Undang-Undang (UU) Pemilu. Dengan demikian, partai pemenang pemilu akan kebagian jatah ketua DPR dan selanjutnya para wakil akan diatur berdasarkan peringkat raihan kursi di DPR.
Karenanya, dia berharap Anggota DPR yang seharusnya bisa bersikap kritis. Fahri mengungkapkan pentingnya memiliki parlemen yang bisa bersikap kritis terhadap segala kebijakan pemerintah.
Hanya saja dia melihat belum ada tanda-tanda DPR akan semakin kuat guna menjaga prinsip check and balances dalam demokrasi.
“Bahkan, belakangan ini muncul kebijakan Menteri Keuangan yang bertujuan untuk memangkas anggaran DPR RI hingga Rp2 triliun,” ujarnya saat menjadi nara sumber pada diskusi Forum Legislasi bertema “UU MD3 dan Komposisi Pimpinan Parlemen” di Media Center DPR, Selasa, (18/6/2019).
Turut hadir sebagai pembicara, Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali (F-PG), Anggota Komisi XI DPR Eva Kusuma Sundari (F-PDI Perjuangan), dan Wakil Ketua DPD Akhmad Muqowam.
“DPR RI seharusnya memiliki anggaran yang otonom, yang pengaturannya tidak dilakukan oleh eksekutif. Karena sistem kerjanya berbeda dengan eksekutif,” ujarnya.
Sementara itu, Eva Sundari mengatakan kalau Ketua DPR dijabat oleh kader PDIP Puan Maharani maka Indonesia akan mencatat sejarah baru. Di sejumlah negara perempuan pernah menjabat sebagai ketua parlemen.
Dia tidak membantah kalau Puan merupakan salah satu calon kuat untuk posisi ketua DPR. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu tercatat sebagai peraih suara terbanyak di wilayah pemilihannya di Jawa Tengah, sedangkan PDIP tercatat sebagai peraih suara terbanyak pada Pemilu 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kapal terbalik di lepas pantai Suriah menewaskan sedikitnya 61 orang yang merupakan migran dan pengungsi.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.