Anak Balita 2 Tahun Dibawa Kabur Pengemis
Anak balita yang baru berusia dua tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, dibawa kabur seorang pengemis perempuan, pada Jumat (14/5/2021).
Jajaran Polres Sragen memeriksa barang bawaan mobil yang melintasi jalan Solo-Sragen, tepatnya di Masaran, Sragen, Selasa (4/6/2019) dini hari. (Istimewa-Humas Polres Sragen)
Harianjogja.com, SRAGEN — Jajaran Polres Sragen menggelar razia kendaraan di wilayah perbatasan pascaterjadinya ledakan bom bunuh diri di Pos Pengamanan (Pospam) Mudik Lebaran 2019 di Bundaran Tugu Kartasura, Sukoharjo, Senin (3/6/2019) malam.
Pada Selasa (4/6/2019) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, jajaran Polres Sragen menggelar razia di Masaran yang menjadi pintu masuk pengguna jalan dari Solo menuju Sragen. Razia digelar untuk mempersempit ruang gerak pelaku teror.
Polisi memeriksa barang bawaan pengemudi mobil maupun pengendara sepeda motor yang melintasi jalan Solo-Sragen.
“Sasaran kami itu pengguna jalan yang membawa barang-barang mencurigakan seperti senjata tajam, senjata api atau barang lain yang dicurigai sebagai bahan peledak. Mengapa razia kami lakukan di wilayah perbatasan karena kami tidak ingin rekan pelaku teror ini bergeser dari Solo [Kartasura] ke Sragen,” ujar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, di Pospam Mudik Lebaran di Exit Tol Pungkruk, Selasa (4/6/2019).
Puluhan kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua diperiksa polisi. Kendati begitu, polisi tidak menemukan benda-benda berbahaya seperti yang dimaksud.
Polisi justru menemukan sebuah pikap yang mengangkut 780 liter ciu dalam 26 jeriken. Satu jeriken masing-masing berisi 30 liter ciu.
“Sebanyak 780 liter ciu itu dibawa dua orang yakni Tri Mulyanto, 38, warga Demakan, Mojolaban, Sukoharjo dan Ari Wibowo, 26, warga Dranan, Cangkol, Mojolaban, Sukoharjo. Ciu itu kemudian kami sita sebagai barang bukti untuk menindak mereka,” ucap Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Agus Jumadi.
Razia tersebut digelar oleh personel polisi yang disiagakan di Mapolres Sragen selama momen Lebaran berlangsung. Mereka bertugas patroli setiap malam dalam rangka mengantisipasi ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Razia bisa digelar dengan skala lebih besar dengan melibatkan personel TNI dan aparat dari polsek setempat. Semua Polsek sudah kami warning untuk meningkatkan kewaspadaan selama momen Lebaran ini,” terang Kapolres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Anak balita yang baru berusia dua tahun asal Kelurahan Sragen Kulon, Sragen, dibawa kabur seorang pengemis perempuan, pada Jumat (14/5/2021).
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.
Prabowo menghadiri panen raya jagung nasional, groundbreaking gudang pangan Polri, dan peluncuran 166 SPPG pendukung MBG di Tuban.
BMKG memperingatkan potensi hujan ringan hingga sedang disertai angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Minggu.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.