Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Terduga pelaku bom bunuh diri Pospam Kartasura. (Istimewa)
Harianjogja.com, SOLO--.Pelaku ledakan di depan Pos Pantau Pos Pengamanan (Pospam) Kartasura, Sukoharjo, Senin (3/6/2019), malam sekitar pukul 22.30 WIB diduga bernama Rofik Asrudinseorang warga Dusun Kranggan RT 001/RW 002, Wirogunan, Kartasura.
Rumah Rofik berlokasi sekitar 500 meter dari Pospam Kartasura. Laporan wartawan Solopos.com, saat ditunjukkan foto seorang laki-laki terduga pelaku dalam kondisi luka yang beredar di media sosial. Warga membenarkan bahwa lelaki itu bernama Rofik salah satu warganya.
Rofik berusia 20-21 tahun yang sehari-hari tertutup sekali. "Keluarga punya hajatan saja dia tidak membantu," ujarnya.

Foto: Warga saksikan penggeledahan Densus 88 di kawasan Kranggan, Kartasura. (Solopos-M-Ferri Setiawan)
Warga tidak menyangka Rofik jadi terduga pelaku bom bunuh diri. Tumirin, 50, salah satu warga mengatakan Rofik merupakan warga Kranggan RT 001/RW 002, Wirogunan, Kartasura. Tumirin mengaku tak tahu pekerjaan Rofik lantaran sosoknya yang sangat tertutup. Warga lain bilang Rofik menganggur.
Sekitar dua tahun silam, Rofik pernah pergi dari rumah selama tiga bulan dan sepulangnya dia seperti punya kepribadian lain. "Sebelum pergi, dia masih sosialisasi," kata Tumirin.
Dari informasi yang diterima wartawan Solopos.com, Rofik Asharudin lahir di Sukoharjo, 1 Desember 1997 (22 tahun). Rofik adalah putra kedua dari pasangan Muhtadi dan Sukinem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : solopos.com
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa NTT mencapai 91 jiwa dan 161.084 pengungsi hingga Minggu, 23 Agustus 2026.
Kabut asap menyelimuti Pekanbaru dengan jarak pandang 2,5 km. Kualitas udara sangat tidak sehat, PM2,5 mencapai 170 mikrogram.
Kekeringan mengintai Jateng dengan 14 daerah berstatus Awas. BMKG memprakirakan curah hujan rendah hingga akhir September 2026.
Polri menelusuri aliran dana di balik kasus 72 tersangka pembakar hutan di Sumatra dan Kalimantan dengan menggandeng PPATK.
Seluruh wilayah DIY masuk kategori awas karhutla pada 23-29 Agustus 2026. BMKG meminta masyarakat mewaspadai kebakaran saat musim kemarau.