Giant Sea Wall Pantura Mulai Groundbreaking Oktober, Ini Tahapannya
Kemenko IPK menyebut groundbreaking Giant Sea Wall berbasis mangrove dilakukan Oktober 2026, sementara infrastruktur keras ditargetkan tahun depan.
Ilustrasi tanah longsor/Okezone
Harianjogja.com, MINAHASA--Hujan deras yang melanda Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) mengakibatkan tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Kombi, Kecamatan Kombi, Sabtu (18/5/2019).
"Longsor akibat hujan deras itu terjadi sekitar pukul 14.30 Wita," sebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, Johanis Pesik, SIP, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Alex Dotulong.
Dotulong menyebutkan, longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kombi dan sekitarnya.
Material longsor diperkirakan sepanjang 45 meter dengan tinggi mencapai delapan meter.
"Tanah longsor menyebabkan satu rumah milik keluarga Rambitan-Frederick rusak parah. Nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta," katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan hingga pukul 17.40 Wita, tim BPBD bersama masyarakat dan PLN masih membersihkan puing-puing bangunan yang tertimbun.
"Saat ini keluarga korban telah mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujarnya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Kemenko IPK menyebut groundbreaking Giant Sea Wall berbasis mangrove dilakukan Oktober 2026, sementara infrastruktur keras ditargetkan tahun depan.
Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi klaim fiktif JKK BPJS Ketenagakerjaan menjalani sidang tuntutan terkait dugaan kerugian negara Rp24,55 miliar.
Harga emas Antam, UBS dan Galeri 24 di Pegadaian naik pada Kamis 8 Oktober 2026. Simak harga jual dan buyback lengkapnya.
Epson memperkenalkan SureColor V4000, printer UV flatbed terbaru yang memperluas jajaran SureColor V-Series.
Presiden Prabowo bertolak ke Halmahera Tengah untuk meluncurkan 11 proyek hilirisasi senilai US$10,2 miliar atau sekitar Rp180 triliun.
Harga BBM Pertamina, BP-AKR, Vivo, dan Shell pada 8 Oktober 2026 masih sama seperti September. Simak daftar harga lengkapnya.