Ekek Keling Sunda Nyaris Punah, 4 Pasang Disiapkan untuk Dilepas
Ekek Keling Sunda dari Gunung Pangrango disebut nyaris punah akibat perburuan. TSI menyiapkan empat pasang untuk dilepasliarkan.
Ilustrasi tanah longsor/Okezone
Harianjogja.com, MINAHASA--Hujan deras yang melanda Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) mengakibatkan tanah longsor yang menimpa sebuah rumah di Desa Kombi, Kecamatan Kombi, Sabtu (18/5/2019).
"Longsor akibat hujan deras itu terjadi sekitar pukul 14.30 Wita," sebut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, Johanis Pesik, SIP, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Alex Dotulong.
Dotulong menyebutkan, longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kombi dan sekitarnya.
Material longsor diperkirakan sepanjang 45 meter dengan tinggi mencapai delapan meter.
"Tanah longsor menyebabkan satu rumah milik keluarga Rambitan-Frederick rusak parah. Nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta," katanya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan hingga pukul 17.40 Wita, tim BPBD bersama masyarakat dan PLN masih membersihkan puing-puing bangunan yang tertimbun.
"Saat ini keluarga korban telah mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujarnya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Ekek Keling Sunda dari Gunung Pangrango disebut nyaris punah akibat perburuan. TSI menyiapkan empat pasang untuk dilepasliarkan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB.
Kemenhub memperkuat kesiapan personel SAR menghadapi kecelakaan dan kebakaran kapal melalui pembekalan keterampilan serta SOP keselamatan.
Manchester United mengawali Liga Inggris 2026/2027 dengan kekalahan 0-2 dari tim promosi Hull City di MKM Stadium.
Prabowo menegaskan korporasi yang terbukti membakar hutan akan ditindak hukum. Empat perusahaan di Kalbar kini dalam penyelidikan.