PSEL Piyungan Akan Aliri Listrik 15.000 Rumah, Dibangun 2027
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Ilustrasi
Harianjogja.com, SURABAYA--Kota Surabaya semakin dipenuhi dengan taman-taman yang berfungsi untuk menurunkan suhu udara sekitar dua derajat celcius. Setidaknya, 30% dari seluruh wilayah Kota Surabaya adalah taman.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Surabaya, mengatakan suhu udara di wilayah Kota Pahlawan pada awalnya rata-rata 34 sampai 36 derajat celcius, tetapi saat ini sudah 34 derajat ke bawah. "Itu ada datanya, bahkan kalau pagi Kota Surabaya berkabut," katanya Jumat (17/5/2019).
Menurut dia, hingga saat ini ada sebanyak 400 lebih taman yang tersebar di Kota Pahlawan. Taman-taman yang dibangun tersebut bertujuan untuk penghijauan kota. Saat ini sekitar 70 taman baru diresmikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertepatan dengan peringatan HUT ke-726 Kota Surabaya yang jatuh pada 31 Mei 2019.
Adapun 70 taman baru tersebar di kawasan Surabaya pusat sebanyak empat taman, Surabaya Utara 10 taman, Surabaya Selatan 16 taman, Surabaya Timur 26 taman dan Surabaya Barat 14. Secara simbolis, peresmian 70 taman itu dilakukan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertempat di Taman Harmoni, Keputih, Surabaya, Kamis, (16/5/2019).
Salah satu taman yang baru saja diresmikan itu adalah Taman Ex Incinerator yang merupakan bagian dari Taman Harmoni Keputih. Taman baru itu memiliki luas 2,8 hektare dengan luas lahan yang sudah dibangun pada 2019 mencapai 1,2 hektare.
Wali Kota Risma mengatakan pembangunan Taman Ex Incinerator yang menjadi bagian dari Taman Harmoni itu dalam rangka pemerataan pembangunan di Kota Surabaya. Selain itu, bertujuan untuk menyuburkan kembali tanah yang sebelumnya merupakan eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah, setelah 11 tahun ditutup.
"Momen ini kita gunakan untuk menandai, kami mencoba membangun secara merata," katanya.
Taman Ex-Incinerator ini merupakan bekas tempat pengolahan sampah yang kemudian disulap menjadi sebuah konsep taman yang menarik. Bahkan, di taman ini terdapat sarana ruang publik kreatif, seperti teater terbuka berbentuk lingkaran dan ruang khusus pameran hasil karya warga Surabaya. Apalagi taman ini memang dikhususkan untuk ruang publik kreatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.