Pelaku Pengeboman di Sri Lanka Akan Dites DNA

Newswire
Newswire Sabtu, 11 Mei 2019 17:07 WIB
Pelaku Pengeboman di Sri Lanka Akan Dites DNA

Polisi berjaga di Gereja St Anthony\'s Shrine di Kolombo, Sri Lanka pascaledakan bom yang menewaskan ratusan jiwa, Minggu (21/4/2019) lalu./Reuters

Harianjogja.com, KOLOMBO--Pengadilan Sri Lanka menyetujui tes DNA kepada pelaku pengeboman guna mengkonfirmasi bahwa pemimpin serangan garis keras yang menewaskan lebih dari 250 orang pada Minggu Paskah di sejumlah gereja dan hotel benar meledakkan dirinya di Hotel Sangri-La Kolombo.

Dikutip Antara Sabtu (11/5/2019), Pemerintah Sri Lanka yang dihujani banyak kecaman lantaran mengabaikan peringatan serangan akan segera terjadi, meyakini pemimpin tersebut adalah Zahran Hashim, penceramah berusia 34 tahun asal Sri Lanka Timur.

Namun, menurut sejumah warga di kampung halamannya di Kattankudy, dan beberapa orang yang mengenalnya mengatakan kepada Reuters bahwa rekaman CCTV yang diambil sebelum serangan 21 April, menunjukkan seseorang pria yang diyakini penyidik sebagai pelaku bom, tampaknya menggambarkan seorang pria yang lebih kurus dari Hashim, dengan gaya jalan yang berbeda.

Durasi rekaman singkat dan topi yang digunakan pria tersebut menutupi sebagian wajahnya. Hashim menghilang di hadapan publik beberapa bulan sebelum serangan. Hakim Kepala Kolombo Ranga Dissanayake menginstruksikan pejabat medis peradilan negara untuk mencocokkan jasad pelaku bom dengan DNA anaknya.

Pejabat intelijen mengatakan kepada Reuters bahwa identifikasi wajah membenarkan bahwa pelaku bom bunuh diri adalah Zahran. "Namun karena adanya perbedaan pendapat, kami pun akan melakukan tes DNA," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online