Kapolri Targetkan Peserta E-Sports Cup 2027 Naik 10 Kali Lipat
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi 35.936 peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menargetkan kenaikan 10 kali lipat.
Ilustrasi internet/Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Instagram mencoba untuk membuat kenyamanan bagi penggunanya. Terkini, media sosial tersebut menguji coba fitur yang memungkinkan pengguna menyembunyikan jumlah likes.
Dikutip dari Antaran, Instagram secara resmi melakukan uji menyembunyikan jumlah likes di Kanada, agar pengguna tidak terlalu fokus pada jumlah penyuka sehingga aplikasi itu tidak menjadi kontes kontes popularitas.
Meski demikian, pengunggah konten masih bisa membuka laman likers untuk melihat nama-nama orang yang menyukai unggahan mereka.
"Akhir pekan ini, kami menjalankan tes di Kanada yang menghilangkan jumlah likes pada foto dan tampilan video di Feed, Permalink halaman, dan Profil," kata juru bicara Instagram kepada TechCrunch dikutip Rabu (1/5/2019).
Meskipun total Likes masih akan berdampak pada bagaimana algoritma memberi peringkat pada sebuah unggahan, jika diluncurkan, perubahan itu akan memfokuskan kembali Instagram pada ekspresi diri, alih-alih menjadi kontes popularitas.
Kemungkinan pengguna untuk menghapus foto atau video karena tidak mendapatkan likes yang cukup juga akan berkurang.
Diharapkan, dengan disembunyikannya likes bisa membuat pengguna tidak merasa iri pada teman atau influencer yang mendapatkan lebih banyak. Dan orang-orang mungkin lebih bersedia mengunggah segala hal yang benar-benar mewakili identitas rumit mereka karena mereka tidak berjuang untuk penghitungan likes.
“Kami menguji ini karena kami ingin followers Anda fokus pada foto dan video yang Anda bagikan, bukan berapa banyak likes yang mereka peroleh.”
Para pengguna Instagram di Kanada dalam pengujian ini akan mendapat notifikasi di atas feed mereka yang memperingatkan mereka tentang “perubahan untuk melihat likes."
Alasan dipilihnya Kanada sebagai lokasi uji coba karena "Warga Kanada melek teknologi dengan lebih dari 24 juta orang terhubung pada aplikasi ini. Kami ingin mencoba di audiens yang melek teknologi dan punya komunitas yang banyak di Instagram," kata perwakilan Instagram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi 35.936 peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 dan menargetkan kenaikan 10 kali lipat.
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.
BMKG menyebut OMC untuk membantu pemadaman karhutla belum bisa dilakukan karena awan konvektif belum terbentuk di sejumlah daerah.
Stok beras Bulog mencapai 5,25 juta ton per 9 Agustus 2026. Serapan gabah petani sudah 3,67 juta ton setara beras.
Dokter anak Rini Sekartini menjelaskan kualitas susu formula perlu dilihat dari sumber bahan baku, proses produksi hingga pengendalian mutu.
Hipertensi Gunungkidul mencapai 39,25%, tertinggi di DIY. Pemkab memperkuat layanan kesehatan dan penanganan stunting lewat Poskesdes.