Kena Tilang Anda Bisa Minta SIM Diantar ke Rumah Pakai COD, Ini Caranya
Pelanggar perlu membuka laman tilang.kejaksaan.go.id untuk meminta layanan tilang COD.
Jajaran Pengurus PDI Perjuangan dipimpin oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan sistem informasi perhitungan hasil C1 suara nasional milik Badan Saksi Pemilu Nasional PDIP untuk Pilpres dan Pileg 2019/JIBI-Bisnis Indonesia-Aziz R
Harianjogja.com, JAKARTA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku mendapatkan inspirasi dari pesan kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus agar tak berlebihan menghadapi hasil Pemilu 2019.
"Gus Mus mengingatkan bahwa pemilu ini merupakan bagian dari dedikasi kita bagi bangsa dan negara, sehingga siapapun yang memenangkan pemilu, tidak perlu merayakan berlebihan dengan berpesta pora. Sedangkan yang kalah pun tidak perlu menangis, karena semua berkomitmen untuk Indonesia," ungkap Hasto ketika ditemui di Kantor DPP PDIP, Jumat (19/4/2019).
Sebab itulah, sembari menunggu informasi resmi terkait dengan hasil Pilpres maupun Pileg 2019 dari KPU, Hasto beserta jajaran pengurus PDI Perjuangan lebih memilih menunjukkan data-data rekapitulasi yang mereka kumpulkan lewat sistem informasi, tanpa menyatakan klaim kemenangan.
"Sistem IT kita berdasarkan data C1 yang akurat. Sebagai sumber primer. Karena itulah kami siap diaudit dan bisa dipertanggungjawabkan bahkan dengan konsekuensi pidana sekalipun. Karena apapun, ini menyangkut suara rakyat, siapapun yang menyampaikan ke publik tidak boleh main klaim, semua harus didukung dengan data," tambah Hasto.
Hingga berita ini ditulis, Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP telah mengumpulkan data C1 lebih dari 58.000 TPS. Selain itu, BSPN PDI Perjuangan pun mengumpulkan perhitungan suara hasil formulir C1 untuk Pileg dan membuat sistem perhitungan kursi DPR setiap dapil lengkap dengan nama Caleg pemenang.
"Jujur itu indah, karena itu, hari ini kami menampilkan kejujuran, kami jalankan arahan dari Gus Mus untuk menampilkan segala sesuatunya dengan baik dari sistem yang kami sampaikan," ungkap Hasto.
Seperti diketahui, beberapa lembaga quick count menyebut bahwa Jokowi-Ma\'ruf diprediksi menjadi pemenang Pilpres 2019 dengan suara di kisaran 54 persen. PDIP pun diprediksi menjadi pemenang Pileg 2019 dengan persentase suara nasional di kisaran 19 persen.
Sementara itu, Gus Mus memang berpesan pada para pemilih dan elite politik lewat akun sosial media resminya Instagram @s.kakung dan Twitter @gusmusgusmu terkait sarannya agar masyarakat dan elit politik menunggu hasil resmi Pemilu dari KPU, yang berbunyi:
Alhamdulillãh, pemungutan suara --seperti yang sudah-sudah-- bejalan dengan lancar dan meriah. Warga Indonesia berbondong-bondong ke TPS dengan riang gembira, guyub rukun, seperti keluarga yang sedang berpesta. Sebelum dan sesudah nyoblos, berfoto-foto bak suasana hari raya. Bila kemarin-kemarin di antara kita seperti terjadi sengketa dan pertengkaran, kiranya itu sekadar perwujudan atau akibat dari semangat besar untuk mendapatkan pemimpin terbaik untuk Indonesia sesuai \'ijtihad\' masing-masing.
Kini tinggal menunggu keputusan Tuhan yang Maha Kuasa dan Maha-menentukan melalui penetapan KPU. Apa pun keputusanNya, sebagai bangsa yang beriman, kita akan menerimanya. Tak ada pihak yang perlu berpesta merayakan kemenangan dan tak ada pihak yang harus menangis karena merasa kalah. Karena kemenangan dari awal sudah kita persembahkan kepada Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Pelanggar perlu membuka laman tilang.kejaksaan.go.id untuk meminta layanan tilang COD.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.