Kisah Darmo, Tukang Salon Sapi yang Bertahan Puluhan Tahun
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Petugas RSUD Wonogiri mengusung jenazah Sugimin, caleg Partai Golkar Sragen, ke mobil ambulans untuk dibawa ke RSUD dr. Moewardi Solo, Selasa (16/4/2019). (Solopos/Rudi Hartono)
Harianjogja.com, WONOGIRI -- Kasus pembunuhan calon anggota legislatif (caleg) DPRD Sragen dari Partai Golkar, Sugimin, 52 semakin terkuak. Aparat kepolisan berhasil membongkar motif yang melatarbelakangi aksi pembunuhan yang dilakukan wanita asal Wonogiri, N, 41 tersebut. N diduga memberikan kapsul berisi racun tikus kepada Sugimin sehingga pria itu meninggal dunia.
Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani, saat dijumpai wartawan di Mapolres Wonogiri, Kamis (18/4/2019), mengatakan antara pelaku dan korban telah terjalin relasi cukup lama karena keduanya sama-sama memiliki usaha konveksi.
"Ada permasalahan yang sudah lama terjadi antara keduanya dan N menyimpan dendam, sakit hati," kata Aditia yang mendampingi Wakapolres Wonogiri, Kompol Aidil Fitri, sebagaimana dilaporkan Solopos.com, jaringan Harianjogja.com.
Dia menerangkan dendam terkait hubungan usaha itulah yang mendorong N yang sudah berkeluarga dan memiliki satu anak itu melancarkan aksi pembunuhan terhadap Sugimin.
Kasus dugaan pembunuhan terhadap Sugimin terbongkar hanya dalam waktu sekitar 15 jam setelah warga Masaran Sragen itu dilaporkan meninggal dunia, Selasa (16/4/2019) dini hari.
Polisi curiga kematian Sugimin tak wajar berdasarkan visum RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri yang menerangkan pupil mata korban mengecil dan mulut terdapat busa. Polisi kemudian meminta persetujuan keluarga korban untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah Sugimin.
"Penyelidikan akhirnya mengerucut kepada N," kata Aditia. Polisi pun langsung menjemput N untuk diperiksa pada Selasa sore lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Jelang Iduladha, jasa salon sapi di Boyolali jadi strategi pedagang tingkatkan harga jual. Kisah Darmo bertahan sejak 1980-an.
Catat jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 menjelang Iduladha 1447 Hijriah. Simak prediksi tanggal lengkapnya di sini.
BPJS Ketenagakerjaan Sleman genjot Peladi Makarti di 35 kalurahan untuk lindungi pekerja informal dan percepat Universal Coverage Jamsostek 2026.
Neymar kembali dipanggil timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Carlo Ancelotti membawa kombinasi pemain senior dan bintang muda.
Kemlu RI siapkan langkah perlindungan bagi WNI peserta Global Sumud Flotilla yang dicegat Israel di Laut Mediterania menuju Gaza.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.